Apa Itu Business Intelligence

Apa Itu Business Intelligence

Keberadaaan business intelligence (BI) dalam sebuah perusahaan sangatlah krusial. Pasalnya, keberadaan business intelligence akan membantu pengambil kebijakan mengambil keputusan berdasarkan data yang dimiliki selama periode tertentu yang ditetapkan. Namun sesungguhnya, apa itu business intelligence?

Definisi Business Intelligence (BI)

Walau sering digaungkan, tetapi tidak semua orang memahami definition of business intelligenceBusiness intelligence secara sederhana dapat didefinisikan sebagai sebuah fungsi bisnis untuk melakukan analisis bisnis dengan melakukan pengumpulan, pengolahan, dan pengelolaan data-data mentah dari berbagai sumber data seperti database bisnis perusahaan sehingga menghasilkan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya. Metode dan konsep dalam business intelligence ini untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan bisnis berdasarkan data – data yang sudah ada.

Istilah business intelligence sebenarnya sudah lama ada jauh sebelum dimulainya proses digitalisasi dan tidak harus berbasis teknologi digital. Beberapa sumber menyebutkan bahwa penggunaan business intelligence dimulai pada sekitar tahun 1865 oleh Richard Millar Davens untuk menjelaskan bagaimana seorang bankir bernama Sir Henry Furnese memperoleh laba dengan mengubah data menjadi informasi guna mengambil keputusan bisnis.

Perkembangan Business Intellegence

Namun seiring perkembangan zaman, kini istilah business intelligence memang lebih banyak mengacu pada teknologi digital. Oleh karena itu, tak salah juga bila pertanyaan apa itu business intelligence sekarang juga banyak diartikan sebagai suatu proses bisnis berbasis teknologi digital/perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan kegiatan menganalisa bisnis untuk menyajikan informasi hasil pengolahan data bisnis untuk keperluan pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik.

Perbedaan Business Intelligence dan Data Science

Business intelligence dan data science adalah dua bagian yang mirip. Keduanya sama-sama diperlukan untuk melakukan analisis data, visualisasi data, dan perhitungan matematis dan statistik data dari sumber penting yang dimiliki oleh perusahaan. Dan tentu saja untuk mendapatkan keputusan yang tepat.

Kendati demikian, business intelligence dan data scientist memiliki perbedaan mendasar yang sangat jelas, yakni pada fokus analisis yang dilakukan. Business intelligence adalah fungsi bisnis yang berfokus pada analisis retrospeksi, sedangkan data science adalah fungsi bisnis yang berfokus pada analisis prediksi.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan ilustrasi atau contoh sederhana berikut ini.

Kasus : Terlambat datang ke sekolah

Business intelligence akan berfokus menganalisis data mengenai apa saja hal-hal yang sudah terjadi, seperti mencari tahu apa yang menjadi penyebab keterlambatan tersebut (bangun terlambat, jalan yang dipilih terlalu padat, dan lain-lain). Sementara itu, data science justru berfokus melakukan analisis apa yang perlu dilakukan di masa mendatang untuk memperbaiki kondisi keterlambatan tersebut agar tidak kembali terulang (manajemen waktu, cermat memilih jalur, dan sebagainya).

Jenis-jenis Business Intelligence

Menurut para ahli. terdapat lima jenis business intelligence, yaitu:

Enterprise Reporting

Menghasilkan laporan-laporan statis yang didistribusikan ke berbagai macam pihal.

Cube Analysis

Menyediakan analisis OLTP (online transaction processing) multidimensional yang ditujukan untuk manajer bisnis dalam lingkungan terbatas.

Ad Hoc Query and Analysis

Memberikan akses kepada user agar dapat melakukan query pada database, kemudian menggali informasi hingga ke tingkat paling dasar dari informasi transaksional. Query ini berfungsi untuk mengeksplor informasi yang dilakukan oleh pengguna untuk membangun strategi yang tepat.

Statistical Analysis and Data Mining

Membantu kegiatan menganalisis prediksi atau menentukan korelasi sebab akibat diantara dua matrik.

Delivery Report and Alert

Proses yang proaktif untuk mengirimkan laporan secara lengkap atau memberikan peringatan kepada populasi user yang besar atau banyak. 

Manfaat dan Keuntungan Business Intelligence

Berdasarkan pengertian dan ilustrasi di atas, secara umum dapat diketahui bahwa manfaat business intelligence adalah sebagai dasar untuk membuat pengambilan keputusan langkah bisnis atau organisasi untuk menjaga keberlangsungan usaha yang dilakukan serta membantu menyusun strategi bisnis dan mengetahui posisi dari bisnis Anda di pasar yang luas.

Selain itu, business intelligence juga memberi beberapa benefit lainnya seperti berikut:
  • Membantu user dalam melakukan kegiatan mengidentifikasi peluang baru sesuai data yang dihasilkan.
  • Meningkatkan efisiensi dari segi waktu, tenaga, dan biaya karena laporan kini dapat dipantau dan dibuat lebih cepat dan mudah.
  • Mengalokasikan sumber daya dengan lebih tepat dan fokus untuk mencapai tujuan bisnis.
  • Membantu mengelola manajemen persediaan bisnis menggunakan sistem.
  • Meningkatkan nilai data dan informasi organisasi.

Baca juga: Aplikasi Yang Bisa Mendukung Work From Home (WFH)

Menggunakan Software Pendukung Business Intelligence Untuk Analisis Data

Seperti yang telah disampaikan, business intelligence di masa sekarang tidak lepas dari kehadiran berbagai teknologi digital seperti sistem informasi dan software/perangkat lunak atau aplikasi guna membantu proses untuk menganalisa data, visualisasi data, dan perhitungan matematis dan statistik data. Hal ini tak lagi dapat dihindari sebagai dampak dari adanya revolusi industri 4.0. Dampaknya, tentu saja, proses mengumpulkan data dan analisa business intelligence sendiri akan menjadi lebih cepat, praktis dan strategis. Mempermudah Anda untuk melakukan pengambilan keputusan bisnis dan merancang strategi bisnis mengenai produk atau jasa yang Anda tawarkan.

AdIns menawarkan dan menyediakan berbagai layanan, salah satu contohnya adalah ARS, sebuah aplikasi business intelligence untuk medapatkan pemahan terhadap kinerja perusahaan Anda yang bisa diakses dimana saja dan untuk mendukung kebutuhan proses business intelligence perusahaan sebagai alat untuk mengakselerasi dan mengembangkan proses bisnis Anda. Selain itu ada Confins yang berpengalaman selama puluhan tahun membantu sederet perusahaan besar dengan traffic tinggi melalui core systems for multifinanceyang terintegrasi dan siap meningkatkan kinerja operasional perusahaan Anda. Setiap data yang akan Anda dapatkan adalah data yang memiliki kualitas terbaik.

Sebanyak 69 persen perusahaan financing di Indonesia dengan aset lebih dari 10 triliun rupiah dan 55 persen perusahaan financing di Indonesia dengan aset antara 5 hingga 10 triliun rupiah telah mempercayakan proses bisnisnya pada Confins. Kini, saatnya Anda untuk melakukan akselerasi bisnis melalui proses business intelligence bersama kami.

Author :

Ad-Ins

    Published date :

    17 Agustus 2020