Bagaimana Cara Melakukan Survey Kredit yang Baik Dan Benar?

Bagaimana Cara Melakukan Survey Kredit yang Baik Dan Benar?

Bagaimana Cara Melakukan Survey Kredit yang Baik Dan Benar? – Apa yang terlintas dibenak Anda jika mendengar istilah perbankan atau kredit? Pastinya uang. Berbicara mengenai kredit tentunya merupakan tujuan dari perbankan itu sendiri yang mana target penyaluran kredit tersebut adalah pihak ketiga atau masyarakat atau debitur. Meskipun masyarakat menjadi target utama, tidak semua permohonan kredit di setujui oleh pihak perbankan.  

Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan, maka dibutuhkanlah survey untuk mengumpulkan data calon debitur apakah layak atau tidak menerima kredit. Ada dua jenis survey yang biasa dilakukan, yaitu melalui telepon dan langsung mendatangi tempat tinggal debitur, atau tempat usahanya.  

Berikut ini ada beberapa cara melakukan survey kredit yang baik dan benar, diantaranya: 

  1. Tujuan survey 

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tujuan dari survey ini sendiri. Diantaranya adalah mengumpulkan informasi yang diperlukan berdasarkan prinsip 5C, supaya calon nasabah dapat dianalisis dengan baik sehingga pihak perbankan dapat mengambil keputusan yang baik. Selain itu survey ini juga bertujuan untuk memastikan kembali informasi awal yang diberikan calon nasabah, apakah sesuai dengan kondisi sebenarnya atau tidak.  

Dengan begitu surveyor yang bertugas untuk melakukan survey harus mengunjungi tempat tinggal atau tempat usaha calon nasabah, dan melakukan wawancara baik dengan calon nasabah, maupun tetangga dari calon nasabah. Disamping itu tujuan survey juga untuk menentukan besarnya plafon yang dapat dicairkan ke nasabah.  

Dalam hal ini biasanya surveyor akan menjelaskan besarnya pinjaman serta biaya tagihan yang harus dibayar nantinya. Kemudian surveyor akan menanyakan plafon mana yang sekiranya nasabah sanggup untuk membayarkannya. Jangan sampai memilih besar tagihan yang tinggi, namun ditengah jalan malah mogok. Ini tentunya akan menyulitkan para surveyor dalam melakukan pekerjaannya nanti. 

  1. Fungsi dan tanggungjawab surveyor 

Bisa dibilang surveyor merupakan ujung tombak dari hal pengumpulan informasi terhadap calon nasabah yang bertujuan untuk membantu pihak analisis untuk dapat mengambil keputusan yang baik.  

Maka dari itu selain untuk mengumpulkan data, surveyor juga memiliki tanggung jawab melakukan verifikasi dan melakukan pengecekan kebenaran data informasi yang diperoleh dari nasabah, bertanggungjawab atas proses penyelesaian memo pending, serta bertanggungjawab atau kualitas hasil survey ( keakuratan data dan informasi yang disajikan). Kini ada pula aplikasi surveyor yang mempermudah. 

  1. Wawancara 

Hal ini merupakan bagian terpenting dari survey. Wawancara merupakan interaksi dua lisan antara dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan tertentu. Biasanya wawancara dilakukan oleh surveyor dengan cara menggali informasi tentang kelayakan permohonan kredit calon nasabah. 

  1. Parameter umum survey lapangan 

Hal yang harus diperhatikan saat melakukan survey adalah kondisi lingkungan dan tempat tinggal nasabah. Apakah dia sudah lama tinggal disana, status kepemilikan, jumlah penghuni, kondisi rumah dan lingkungannya. Selain itu perhatikan juga tempat usahanya.  

Verifikasi juga mengenai lamanya usaha, omset perbulan, status jabatan nasabah di tempat kerja tersebut, jumlah karyawan dan lain sebagainya. Keduanya sangat penting dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan seperti kebenaran lokasi tempat tinggal, tingkat kesejahteraan calon nasabah, biaya hidup atau beban rumah tangga dan lain sebagainya.  

  1. Kualifikasi seorang surveyor 

Untuk menjadi surveyor yang baik dibuthkan sikap loyal, jujur dan berintegrasi. Dimana selalu mementingkan keperluan perusahaan dibanding keperluan pribadi, jujur dalam hal pengumpulan data dan informasi dari nasabah, dan bersikap independen dimana hasil surveynya tidak terpengaruh oleh pihak lain.  

Tidak hanya itu surveyor jug harus memiliki keuletan dan kemampuan observasi, memiliki kemampuan komunikasi yang baik untuk menjaga hubungan baik antara nasabah dengan pihak bank. Karena bagaimanapun image perusahaan atau bank juga tergantung pada cara surveyor berkomunikasi dengan nasabahnya. Selain itu surveyor juga perlu memahami area kerja dengan baik, sehingga ketika bekerja atau survey dapat menghemat waktu karena sudah mengetahui dan mengenal lokasi tempat nasabah berada. 

Itulah beberapa penjelasan bagaimana cara melakukan survey kredit yang baik dan benar. Jadilah surveyor yang bijak dalam mengumulkan data nasabah sehingga nantinya para analis akan memberikan keputusan yang terbaik. Dengan proses kredit yang cepat dan tidak ribet merupakan sebuah kepuasan bagi para nasabahnya. 

Author :

Ad-Ins

Published date :

04 Maret 2021