Bahasa Pemrograman C#

Bahasa Pemrograman C#

Apakah Anda pernah bertanya-tanya bagaimana sebuah aplikasi elektronik dibuat? Selain itu, sumber daya apa yang diperlukan untuk merancang aplikasi-aplikasi ini? Nah, salah satu sumber daya yang paling mudah diakses untuk mengembangkan sebuah aplikasi yaitu berbentuk bahasa pemrograman. Pada dasarnya, bahasa pemrograman dapat didefinisikan sebagai sekumpulan instruksi yang penting untuk membuat output yang diinginkan. Output yang kita bahas saat ini adalah komunikasi antara sistem pemrosesan informasi (seperti komputer) dan dunia luar (baik manusia atau sistem pemrosesan informasi lainnya).

Instruksi dalam bahasa pemrograman sangat penting, jika seseorang ingin menggunakan aplikasi tanpa hambatan. Seorang spesialis teknologi komputer menggunakan set instruksi untuk bekerja pada algoritma yang diinginkan. Algoritma itu sendiri sangat penting bagi pengguna aplikasi untuk memecahkan masalah atau untuk melakukan perhitungan. Tanpa bahasa pemrograman yang dibuat dengan baik, tidak mungkin bagi pengguna untuk memecahkan masalah komputasi dengan benar.

Di antara beberapa bahasa pemrograman yang banyak digunakan saat ini, salah satu bahasa yang umum digunakan adalah C#. Dibaca seperti see sharp (mirip dengan pengucapan note musik C♯), C# adalah bahasa pemrograman serbaguna, multi-paradigma  yang mencakup disiplin program imperatif, deklaratif, fungsional, berorientasi objek, dan berorientasi  komponen. Ini berarti bahwa seseorang dapat menggunakan bahasa pemrograman untuk fungsi yang dibuat secara umum atau untuk mengerjakan tugas-tugas tertentu dengan parameter spesifik yang diinginkan.

program bahasa c, Bahasa Pemrograman C#, Advance Innovations

Awalnya, pengembangan C# terinspirasi dari bahasa pemrograman yang sudah ada sebelumnya seperti C++, Java, Delphi, dan Smalltalk. Dalam beberapa wawancara, Anders Hejlsberg, seorang engineer perangkat lunak terkemuka Denmark memuji penemuan beberapa bahasa pemrograman, menyatakan bahwa ada beberapa kekurangan dalam bahasa-bahasa ini. Hal ini justru mendorongnya untuk merancang pendahulu C#, yang dikenal sebagai Common Language Runtime (CLR), komponen mesin virtual dari Microsoft .NET Framework.

Meskipun dikritik karena “fungsinya terlalu mirip” dengan Java ketika C# pertama kali dikenalkan, C# terus menjadi bahasa pemrograman mandiri jika dibandingkan dengan rekan-rekannya. Untuk membedakan dari bahasa pemrograman lain sejenisnya, C# menerima beberapa fungsi baru seperti pemrograman gaya fungsional, ekstensi LINQ, framework pendukung lambda expressions, metode ekstensi, dan banyak lainnya. Ini sangat membantu C# dalam membedakan dirinya dari Java dan banyak bahasa lain yang menjadi inspirasi desainnya.

Oleh karena itu, banyak aplikasi yang kita gunakan saat ini dirancang dari bahasa-bahasa ini. Aplikasi web, atau web app, adalah program komputer client-server yang berjalan di browser web. Aplikasi web umumnya digunakan untuk penggunaan online dan offline, di mana server yang dirancang sebelumnya dapat menyimpan data yang diterima pengguna selama penggunaan online. Ini membuat pengguna dapat menggunakan dan memproses data yang disimpan ketika tidak ada koneksi internet untuk melanjutkan semua aktivitas melalui aplikasi ini.

Karena itu, aplikasi web populer di berbagai usaha bisnis. Beberapa perusahaan bisnis menggunakan perangkat lunak perkantoran sederhana yang dirancang dari C# seperti pengolah kata dan aplikasi alat presentasi untuk bisnis sehari-hari. Untuk penggunaan yang lebih spesifik, perusahaan dapat menggunakan aplikasi web berdasarkan kebutuhan khusus mereka seperti perhitungan gaji, sewa kamar, perhitungan laba rugi, dan banyak lagi. 

program bahasa c, Bahasa Pemrograman C#, Advance Innovations

Karena popularitasnya dalam banyak usaha bisnis, biasanya para engineer perangkat lunak mengerjakan aplikasi web berbasis C# dalam .NET Framework. Fitur interoperabilitas bahasa yang terletak di .NET Framework menyebabkan meningkatnya popularitas aplikasi web berbasis C#. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan bahasa yang sesuai dengan  Common Type Specification (CTS) lainnya ketika mereka menggunakan kode komputasi dari C#. Karena hal inilah, pengguna dapat membuat perakitan beberapa modul komputasi dalam berbagai bahasa pemrograman di mana mereka dapat saling mereferensi dengan mudah pada .NET Framework.

Microsoft Visual Studio adalah salah satu Integrated Development Environment (IDE) yang mendapat manfaat signifikan dari .NET Framework. Karena .NET adalah salah satu bahasa unggulan dalam Visual Studio, engineer perangkat lunak dapat merancang berbagai hal mulai dari mendesain situs web hingga mendesain pemetaan. Editor situs web dan engineer dapat dengan mudah mengedit situs web dengan menggunakan Visual Studio karena situs web menampilkan bahasa HTML dan CSS yang penting untuk situs web ini. Selain itu, engineer perangkat lunak juga dapat merancang aplikasi baru dari bawah ke atas di Visual Studio karena .NET telah menyediakan banyak fitur yang akan membantu para engineer ini dalam pekerjaan mereka.

Manfaat dari pengembangan bahasa pemrograman C# dan .NET Framework tidak dapat diabaikan. Karena C# memiliki banyak fitur dan manfaat baru yang memungkinkan engineer perangkat lunak bekerja pada kebutuhan spesifik, C# telah menjadi populer selama beberapa dekade terakhir. Selain itu, munculnya .NET Framework meningkatkan kemampuan para engineer perangkat lunak untuk bekerja pada berbagai bahasa pada suatu waktu, yang semakin menyederhanakan kegiatan umum seperti akses data dan manajemen aplikasi web yang penting bagi banyak kantor bisnis.