Berbagai Istilah dalam Bisnis Multifinance

Berbagai Istilah dalam Bisnis Multifinance

Terlibat dalam bisnis multifinance atau sedang mengulik bidang yang satu ini terkadang menuntut Anda untuk memahami istilah-istilah yang digunakan. Terutama istilah dalam bisnis multifinance yang umum dipakai. Memahami berbagai istilah dalam bisnis multifinance dapat memberikan Anda pemahaman yang lebih akurat tentang konteks pembahasan yang Anda dengar atau Anda baca. 

Poin penting lainnya yang juga tidak kalah penting adalah saat Anda memahami istilah dalam bisnis multifinance dan hendak memakai jasa atau produk dari lini bisnis ini, Anda akan dengan cepat mengerti konsekuensi layanan dan keuntungan yang akan Anda terima. Sebagai permulaan, Anda dapat membaca, memahami, dan mengingat beberapa istilah yang sering terdengar dalam dunia bisnis multifinance di bawah ini.

Capital gains

Istilah dalam bisnis multifinance yang pertama ini cukup populer dan sering terdengar. Capital gains ini merujuk pada besaran nominal dari selisih nominal harga yang dibeli pada saat ini dengan harga jualnya kemudian. Istilah ini sering dipakai dalam pembahasan dengan konteks investasi. 

Keadaan dimana harga modal (capital) saat membeli investasi biasanya lebih rendah daripada harganya saat dijual beberapa waktu kemudian. Profit yang Anda peroleh dari selisih harga jual dan harga beli inilah yang disebut capital gains.

Alokasi aset

Alokasi aset juga akan sering Anda dengar dalam bidang multifinance. Alokasi aset ini adalah suatu cara untuk menempatkan aset-aset yang Anda miliki; apakah aset-aset tersebut akan dialokasikan dalam bentuk aset tunai, saham, ataukah obligasi. Anda dapat menentukan alokasi aset sesuai kebutuhan dan situasi Anda.

Untuk menentukan alokasi aset yang ideal, Anda harus benar-benar memahami kondisi keuangan Anda, dan target-target Anda ke depan. Termasuk juga mempertimbangkan faktor-faktor ekonomi lainnya agar alokasi aset yang Anda buat dapat meminimalisir risiko pembiayaan

Baca juga: Apa Itu Business Intelligence?

Bunga gabungan

Dalam bisnis multifinance, istilah-istilah seperti bunga gabungan yang juga dipakai dalam konteks perbankan pasti akan Anda dengar. Istilah dalam bisnis multifinance yang satu ini merujuk pada imbalan-imbalan yang diakumulasikan dari sejumlah transaksi perbankan yang Anda lakukan.

Contohnya, saat Anda memperoleh bunga gabungan berupa bunga deposito dan bunga akumulasi saat melakukan investasi dan tabungan di saat yang bersamaan. Istilah bunga gabungan ini bisa digunakan untuk merujuk dana yang diperoleh atau dana yang harus dibayar.

Return of Investment (ROI)

Istilah berikutnya ini cukup akrab didengar, terutama oleh para investor atau pemilik bisnis. Return of Investment atau yang biasa dikenal dengan sebutan ROI ini pada dasarnya merujuk pada seberapa banyak nilai aset-aset tertentu yang mengalami pertumbuhan sejak Anda membeli investasi atau modal tersebut.

Dengan kata lain, ROI juga merujuk pada pertumbuhan bisnis atau kepemilikan aset investasi Anda secara numeral. ROI jadi salah satu alat untuk mengukur apakah ada perkembangan yang signifikan pada aset atau bisnis yang Anda kelola.

Asuransi term-life

Istilah asuransi sudah pasti Anda ketahui, yakni bentuk proteksi keuangan. Dalam dunia multifinance, beberapa istilah di dunia asuransi juga kerap digunakan, salah satunya asuransi term-life. Istilah ini merujuk pada bentuk proteksi keuangan yang memiliki jangka waktu proteksi selama 30 tahun.

Dalam asuransi term-life ini, jika pemilik asuransi meninggal dalam jangka waktu proteksi, maka sang ahli waris dapat melakukan klaim. Jika tidak melakukan klaim, ahli waris tidak bisa memperoleh dana asuransi tersebut.

Portofolio rebalancing

Istilah dalam bisnis multifinance lainnya adalah portofolio rebalancing. Dilihat sekilas dari arti setiap katanya, Anda mungkin sudah sedikit memahami istilah yang satu ini. Portofolio rebalancing ini artinya metode untuk mengembalikan porsi atau posisi portofolio investasi, baik berupa saham maupun obligasi.

Portofolio rebalancing sendiri umumnya perlu dilakukan, terutama saat kondisi pasar sedang kurang stabil. Contohnya seperti keadaan pandemi seperti ini yang membuat beberapa nilai saham menurun. Mau tidak mau, Anda harus melakukan portofolio rebalancing.

Kekayaan bersih

Terakhir, istilah yang juga cukup umum adalah kekayaan bersih. Istilah dalam bisnis multifinance yang satu ini juga termasuk istilah yang umum di dunia keuangan secara general. Kekayaan bersih ini merujuk pada nilai yang diperoleh dari selisih aset yang Anda miliki dengan utang yang harus Anda bayarkan. 
Itu dia beberapa istilah dalam bisnis multifinance yang bisa Anda jadikan awalan untuk lebih memahami dunia multifinance itu sendiri. Berikutnya, Anda bisa mengembangkan pembiayaan atau bisnis Anda lebih jauh bersama AdIns. Dengan layanan core system untuk mencapai pertumbuhan bisnis yang signifikan serta sistem operasional yang unggul, AdIns sudah berpengalaman menangani core system perusahaan besar dengan traffic yang tinggi. Jadi, Anda tidak perlu khawatir lagi dengan kebolehan sistem yang ditawarkan AdIns.

Author :

Ad-Ins

Published date :

14 April 2021