Cara Kerja dan Tugas Collector dalam Perusahaan Multi Finance

Cara Kerja dan Tugas Collector dalam Perusahaan Multi Finance

Hal apa yang terlintas pertama kali saat mendengar tugas Collector

Bayangan sosok debt collector mengejar nasabah untuk menagih utang kerap muncul. Ditambah bumbu-bumbu cerita bahwa ada penagih utang yang meneror kerabat nasabah maupun perselisihan tak terhindarkan antara kolektor dan nasabah. 

Namun, dibalik citra negatif yang menempel di pikiran masyarakat tersebut, terselip peran penting mengenai tugas dan tanggung jawab seorang kolektor dalam perusahaan multi finance. Yuk, kita simak penjelasan berikut.

Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Debt Collector Sesuai Cara Kerjanya

Secara umum, tugas dari seorang collectordikelompokkan menjadi tiga tingkatan berdasar cara kerjanya. 

Desk Collector

Tugas ini dilakukan kolektor yang berada di back office alias tidak turun ke lapangan. Mereka cukup mengingatkan tanggal jatuh tempo cicilan nasabah melalui telepon, dulunya dilakukan dengan mengirim surat kepada nasabah. Karena berperan sebagai reminder, tugas desk collector berorientasi pada pelayanan nasabah sehingga bahasa komunikasinya terdengar lebih sopan dan halus.

Field Collector

Berbeda dengan desk collector yang berada di kantor saja, mereka akan turun tangan jmelakukan kunjungan ika nasabah yang dihubungi masih menunggak pembayaran atau telat membayar hingga beberapa waktu. Kolektor akan mengunjungi rumah nasabah dengan tujuan mengetahui seperti apa situasi nasabah berikut kondisi finansialnya.

Upaya memberi pengertian soal kewajiban nasabah dilakukan secara persuasif. Mereka akan menjelaskan pula konsekuensi yang bisa muncul jika keterlambatan pembayaran tidak dituntaskan segera. 

Selain itu, kolektor juga memberikan tenggang waktu bagi nasabah untuk melunasi tunggakan, maksimal tujuh hari. Hal ini terkait dengan target kolektor yang harus dipenuhi tiap bulan. Jarang ada yang melakukan kunjungan harian.

Nasabah pun bisa membayarkan angsuran langsung kepada field collector. Maka, kolektor wajib memberikan bukti pembayaran resmi, bukan sekadar kuitansi. 

Remedial Collector

Ketika sudah dilakukan proses penagihan, tetapi nasabah belum juga membayar angsuran, perusahaan akan menugaskan kolektor selanjutnya, yaitu remedial collector alias juru sita. Bisa dari internal dan bisa juga dari eksternal perusahaan multifinance. Tergantung dari kerumitan nasabah yang dihadapi. Kolektor kelompok ini bertugas melakukan penarikan barang yang dijadikan jaminan nasabah saat mengajukan pinjaman, entah itu motor, mobil, atau barang berharga yang dijadikan jaminan pada saat dibuatnya perjanjian.

Saat jurusita bekerja, mereka menerapkan perlakuan berbeda tergantung bagaimana respons nasabah terkait kewajibannya. Jika nasabah memahami duduk persoalannya dan sukarela menyerahkan jaminan sesuai kesepakatan, maka kolektor pun akan bersikap sopan. 

Sebaliknya, jika nasabah tidak menunjukkan itikad baik, seperti sulit dihubungi, bersembunyi, tidak bertanggung jawab, hingga melarikan diri, maka kolektor bisa bertindak lain. Tak jarang diperlukan gertakan, merampas paksa, maupun mengancam akan memproses secara hukum. Tiap individu memiliki cara mereka masing-masing.

Meskipun demikian, kolektor harus pandai mengendalikan diri agar tidak sampai melakukan tindak pidana, antara lain memukul, merusak barang, atau mencemarkan nama baik. 

Baca juga: Apa itu Kredit Macet dan Mengapa itu Penting

Bekal Kolektor Handals

Dalam melakukan pekerjaan ini, seorang kolektor harus cakap berkomunikasi, bernegosiasi, serta punya kemampuan analisis yang mumpuni. Ia juga mampu bekerja di bawah tekanan, mengendalikan situasi, dan bersikap tegas. Di sisi lain, kolektor juga punya target yang harus dicapai setiap bulan. selain itu ada beberapa hal lainnya yang harus dilakukan untuk bisa mengerjakan tugas ini dengan lancar, seperti membangun image.

Image dari collector sering diasosiasikan dengan hal yang tidak ramah, namun sebenarnya, hal ini tidaklah benar.  Image ini harus diubah dengan menciptakan persepsi bahwa kolektor adalah pihak yang bisa dijadikan konsultan dan bisa memberikan solusi dari permasalahan yang terjadi. Bisa dimulai dari pakaian yang rapi hingga sikap humble kepada nasabah atau orang-orang disekitarnya.

Guna menunjang tugas collector, Anda dapat membekali mereka dengan aplikasi debt collector Mobile Collection dari AdIns. Dengan memasang aplikasi ini di smartphone, kolektor bisa mengakses data pelanggan dengan mudah. 

Anda sebagai pihak manajemen pun leluasa mengelola dan memonitor kinerja debt collector Anda. Salah satunya dengan membatasi penerimaan jumlah uang kas dan validasi lokasi. Semua berlangsung real-time dan tersimpan langsung dalam sistem. 

Jadi, siap membenamkan teknologi pada cara kerja kolektor di perusahan Anda? 

Author :

Ad-Ins

Published date :

19 Oktober 2020