7 Jenis Cloud Computing untuk Kantor Anda

7 Jenis Cloud Computing untuk Kantor Anda

Media penyimpanan komputasi awan (cloud computing) lebih banyak dipilih oleh perusahaan di zaman serba digital ini. Berbagai jenis cloud computing yang tersedia juga membantu pekerjaan di kantor selesai lebih cepat. Perbedaan jenis komputasi awan ini harus dipahami betul sebelum memutuskan untuk menggunakannya.

Komputasi awan terdiri dari beberapa jenis dengan karakteristik yang berbeda. Tujuan dan cara kerja masing-masing jenisnya pun bervariasi, tergantung pada rancangan cloud computing yang telah dibuat. Ada tujuh tipe cloud computing, yang dibagi berdasarkan layanan yang dimiliki serta vendor-nya.

Berbagai Jenis Cloud Computing

Komputasi awan pada dasarnya sama dengan media penyimpanan konvensional, seperti hard disk drive, flashdisk, dan sebagainya. Bedanya, jenis komputasi ini menggunakan media internet untuk pengelolaan data di dalamnya. 

Jadi, perangkat komputer seperti PC atau laptop tidak perlu lagi saling oper flashdisk atau harddisk drive (HDD) untuk menukar data, cukup terkoneksi dengan layanan internet demi mendapatkan file yang diinginkan. Internet di sini berguna sebagai server sehingga pengguna bisa mengakses file dalam cloud storage.

Baca Juga: Memahami Cara Kerja Cloud Computing untuk Perusahaan Anda

Penggunaan cloud computing ini membawa keuntungan yang banyak dibandingkan dengan metode konvensional. Cloud computing tidak membutuhkan infrastruktur dan ruang kerja yang lebih banyak, karena semua datanya sudah tersimpan di internet. Komputasi awan juga bisa dibilang lebih hemat, hanya butuh biaya untuk pembeliannya. Keamanan komputasi awan sebenarnya tergantung pada penyedia layanan yang dibuat.

Cloud computing ini terdiri dari tujuh jenis yang dibedakan berdasarkan vendor dan layanan yang disediakan. Untuk mengetahui perbedaannya, simaklah penjelasan lengkap dari AdIns ini.

1. Berdasarkan Vendor

Cloud computing berdasarkan vendor-nya dibedakan menjadi public clouds, private clouds, hybrid clouds dan multi clouds.

  • Public Clouds

Merupakan jenis cloud yang dibuat oleh raksasa internet di dunia, seperti Google Drive, Amazon Web Services, IBM Clouds, dan lain-lain. Siapapun bisa menggunakan layanan public clouds baik secara gratis maupun berbayar. 

Ada juga penyedia layanan public cloud yang membuat komputasi awan khusus sebagai pusat data suatu organisasi atau perusahaan. Clouds ini ideal untuk pengembangan software ataupun melakukan kerjasama dengan pihak lain.

  • Private Clouds

Kebalikan dari public clouds, private clouds merupakan komputasi awan yang digunakan oleh end-users, baik individu maupun kelompok. Private clouds ini hanya digunakan untuk satu atau beberapa pengguna dengan akses yang cukup terbatas. 

Ada dua jenis private clouds, yaitu managed clouds dan dedicated clouds. Clouds ini lebih cocok digunakan untuk bisnis yang ingin sistem pengelolaan data secara pribadi.

  • Hybrid Clouds

Jenis komputasi awan ini terdiri dari beberapa clouds yang dihubungkan dengan jaringan internet seperti LAN, WAN, atau VPN. Baik private cloud maupun public cloud, semuanya tergolong dalam hybrid clouds apabila saling terhubung dengan jaringan internet tersebut.

Jenis clouds ini sangat pas digunakan untuk mengelola data yang bisa diakses secara umum maupun data yang hanya boleh diakses perusahaan.

  • Multi Clouds

Sesuai namanya, multi clouds terdiri dari beberapa cloud yang berbeda, baik berupa vendor ataupun layanannya. Hybrid clouds bisa disebut dengan multi-clouds, tapi belum tentu sebaliknya. Multi clouds baru bisa disebut hybrid clouds saat beberapa clouds tergabung dalam satu integrasi.

2. Berdasarkan Layanan

Cloud computing juga dibedakan berdasarkan layanan yang dimiliki, yaitu IaaS, PaaS, dan SaaS.

  • Infrastructure as a Service (IaaS)

Jenis komputasi awan ini menggunakan layanan infrastruktur seperti server, jaringan dan penyimpanan data dengan menggunakan koneksi internet. Penggunanya cukup mengelola datanya, sementara penyedia layanan ini berurusan dengan masalah hardware, penyimpanan, jaringan, bahkan perbaikan jika terjadi kerusakan.

  • Platform as a Service (PaaS)

Layanan ini berbasis platform di mana penggunanya hanya perlu mengelola data dan aplikasi yang terdapat di dalamnya. Penyedia layanannya bertanggung jawab pada pengoperasian platform cloud computing serta perbaikan masalah yang bisa terjadi kapan saja.

  • Software as a Service (SaaS)

Terakhir adalah cloud computing yang berbasis aplikasi software. Di sini, penyedia layanan mengerjakan semua hal yang berkaitan dengan cloud computing, sehingga pengguna hanya cukup mengakses data yang ada di dalamnya.

Baca Juga: Memilih Penyedia Layanan Cloud yang Tepat

Ad-Ins juga memiliki produk cloud computing yang bisa menjadi pilihan, yaitu aCloud. Kelebihan cloud computing di atas sudah tergambarkan dalam layanan kami, sehingga perusahaan cukup menggunakannya sebagai media pengelolaan data kantor. Jenis cloud computing dari AdIns ini adalah SaaS, sehingga Anda tidak perlu pusing dengan urusan pengelolaan datanya. Segera hubungi tim kami untuk mendapatkan versi demo dari aCloud.

Author :

Ad-Ins

Published date :

02 Desember 2021