Apa Itu Business Intelligence? Jenis, Tools, dan Manfaatnya bagi Bisnis

Apa Itu Business Intelligence? Jenis, Tools, dan Manfaatnya bagi Bisnis

Untuk mengukur kemajuan sebuah bisnis secara akurat, salah satu pendekatan yang dapat diimplementasikan untuk mengukur performa bisnis Anda adalah Business Intelligence. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami pengertian business intelligence (BI) secara mendalam sebelum menerapkannya ke dalam bisnis Anda.

Untuk memahami lebih jauh tentang apa itu Business Intelligence, tools apa saja yang digunakan hingga manfaatnya bagi bisnis perusahaan, silakan baca artikel berikut ini hingga tuntas.

Pengertian Business Intelligence (BI)

apa itu business intelligence, Apa Itu Business Intelligence? Jenis, Tools, dan Manfaatnya bagi Bisnis, Advance Innovations

Business Intelligence secara sederhana dapat didefinisikan sebagai sebuah fungsi bisnis untuk melakukan analisis bisnis melalui pengumpulan, pengolahan, dan pengelolaan data-data mentah dari berbagai sumber data seperti database atau data warehouse bisnis perusahaan sehingga menghasilkan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya.

Metode dan konsep dalam Business Intelligence ini utamanya untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan bisnis berdasarkan data–data yang sudah ada. Dalam penerapannya, business intelligence sendiri sering disamakan dengan business analytics. Meski keduanya sama-sama penting, namun keduanya memiliki perbedaan yang mendasar. Business analytics hanya bertugas untuk menganalisis data, sedangkan seorang business intelligence perlu memaparkan hasil analisis yang didapatkan.

Baca juga: Pengertian Data Warehouse, Karakteristik, dan Contohnya

Perkembangan Business Intelligence (BI)

Istilah Business Intelligence sebenarnya sudah lama ada jauh sebelum dimulainya proses digitalisasi dan tidak harus berbasis teknologi digital. Beberapa sumber menyebutkan bahwa penggunaan Business Intelligence dimulai pada sekitar tahun 1865 oleh Richard Millar Davens untuk menjelaskan bagaimana seorang bankir bernama Sir Henry Furnese memperoleh laba dengan mengubah data menjadi informasi guna mengambil keputusan bisnis.

Namun seiring perkembangan zaman, kini istilah Business Intelligence memang lebih banyak mengacu pada teknologi digital. Oleh karena itu, tak salah juga bila pertanyaan apa itu Business Intelligence sekarang juga banyak diartikan sebagai suatu proses bisnis berbasis teknologi digital/perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan kegiatan analisa bisnis dan menyajikan informasi hasil pengolahan data bisnis untuk keperluan pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik.

Tools yang Digunakan dalam Business Intelligence

Ada beberapa perangkat (tools) atau aplikasi Business Intelligence (BI) yang dapat Anda gunakan untuk mendukung dan membantu perusahaan Anda dalam pengolahan data. Apa saja? Berikut ini di antaranya:

1. Tableau

Tableau adalah alat untuk visualisasi data yang jamak digunakan dalam pekerjaan yang melibatkan Business Intelligence. Software ini dapat membantu Anda melihat dan memahami data yang kompleks dan juga dapat terintegrasi dengan berbagai sumber data seperti excel maupun SQL Data Warehouse.

2. Alteryx

Dengan menggunakan Alteryx, Anda selaku business intelligence dimudahkan dalam melampirkan hasil analisis data dari berbagai sumber secara real time. Aplikasi ini membantu Anda selaku seorang BI Analyst/Specialist menyajikan insight secara detail dan lebih kaya

3. QlikView

Berikutnya adalah QlikView yakni alat untuk membuat aplikasi dinamis yang digunakan untuk analisis data dan pencarian pola maupun tren dalam kumpulan data. QlikView membantu Anda untuk memahami dan melihat pola dengan menyediakan alat bantu visual seperti grafik, tabel, peta, dan lain sebagainya. 

4. Splunk

Software ini juga dapat membantu Anda dalam menganalisa data-data bisnis Anda. Alat bantu ini mampu menampilkan data analytics dengan lengkap dan mampu membantu seorang Business Intelligence dalam membuat suatu laporan analisa yang baik.

5. Domo

Berikutnya adalah Domo yakni tools yang dapat mengintegrasikan ribuan data dari sumber yang berbeda. Tools ini dilengkapi dengan berbagai fitur modern, seperti database, spreadsheet, perangkat dan fitur tambahan yang berbasis penyimpanan awan (cloud).

6. Dundas BI

Dundas merupakan tools berbasis browser yang sangat populer karena kesederhanaan penggunaannya. Layaknya tools Business Intelligence lainnya, software ini digunakan untuk membuat dashboard dan scorecards, data perusahaan, dan lainnya. Fitur data analytics pada tool ini mampu memprediksi perencanaan bisnis.

7. Google Data Studio

Sama halnya dengan Google Analytic, perbedaannya adalah aplikasi ini mampu menyajikan data yang diperoleh dari Google Analytic. Selain itu, ada juga Einstein Analytics, suatu aplikasi Business Intelligence yang sudah dilengkapi dengan AI atau kecerdasan buatan.

8. Birst

Selanjutnya ada Birst yakni aplikasi yang digunakan untuk menganalisa, mengeksplorasi dan menampilkan big data. Selain itu, aplikasi ini juga bisa menerima data mentah serta mengubahnya menjadi suatu gudang data (data warehouse) yang siap untuk dianalisa.

9. FineReport

Yang terakhir adalah FineReport yakni tools yang digunakan untuk mempermudah pembuatan laporan. Tools ini dapat diaplikasikan untuk memvisualisasikan data dari laporan atau dashboard grafik HTML5, dengan tampilan efek 3D dan dinamis. Interface FineReport yang menyerupai Excel mempermudah dalam membuat, mengekspor, dan menghasilkan laporan yang kompleks.

Baca juga: Contoh Business Intelligence yang Bisa Diterapkan Untuk Bisnis

Perbedaan Business Intelligence dan Data Science

apa itu business intelligence, Apa Itu Business Intelligence? Jenis, Tools, dan Manfaatnya bagi Bisnis, Advance Innovations

Business Intelligence dan Data Science adalah dua bagian yang mirip. Keduanya sama-sama diperlukan untuk melakukan analisis data, visualisasi data, dan perhitungan matematis serta statistik data dari sumber penting yang dimiliki oleh perusahaan. Dan tentu saja digunakan untuk menghasilkan keputusan yang tepat.

Kendati demikian, Business Intelligence dan Data Science tetap memiliki perbedaan mendasar yang sangat jelas, yakni terletak pada fokus analisis data yang dilakukan. Business Intelligence adalah fungsi bisnis yang berfokus pada analisis retrospeksi, sedangkan Data Science adalah fungsi bisnis yang berfokus pada analisis prediksi.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan ilustrasi atau contoh sederhana berikut ini.

Contoh Kasus: Terlambat datang ke sekolah

Business Intelligence akan berfokus menganalisis data mengenai apa saja hal-hal yang sudah terjadi, seperti mencari tahu apa yang menjadi penyebab keterlambatan tersebut (bangun terlambat, jalan yang dipilih terlalu padat, dan lain-lain).

Sementara itu, data science justru berfokus melakukan analisis apa yang perlu dilakukan di masa mendatang untuk memperbaiki kondisi keterlambatan tersebut agar tidak kembali terulang (manajemen waktu, cermat memilih jalur, dan sebagainya).

Baca juga: Apa Itu Teknologi Digital dan Manfaatnya dalam Dunia Bisnis

Jenis-jenis Business Intelligence (BI)

Menurut para ahli, terdapat lima jenis Business Intelligence yang perlu diketahui, yaitu di antaranya:

1. Enterprise Reporting

Menghasilkan laporan-laporan statis yang didistribusikan ke berbagai macam pilihan. Adapun laporan jenis ini lebih sesuai untuk laporan dashboard dan operasional.

2. Cube Analysis

Menyediakan analisis OLTP (online transaction processing) multidimensional yang ditujukan untuk manajer bisnis dalam lingkungan terbatas.

3. Ad Hoc Query and Analysis

Memberikan akses kepada user agar dapat melakukan query pada database, kemudian menggali informasi hingga ke tingkat paling dasar dari informasi transaksional. Kueriini berfungsi untuk mengeksplorasi informasi yang dilakukan oleh pengguna untuk membangun strategi yang tepat.

4. Statistical Analysis and Data Mining

Membantu kegiatan menganalisis prediksi atau menentukan korelasi sebab akibat di antara dua matrik.

5. Delivery Report and Alert

Proses yang proaktif untuk mengirimkan laporan secara lengkap atau memberikan peringatan kepada populasi user yang besar atau banyak. 

Baca juga: Strategi Pengembangan Bisnis yang Efektif

Manfaat Business Intelligence bagi Perusahaan

Berdasarkan pengertian dan ilustrasi di atas, secara umum dapat diketahui bahwa manfaat Business Intelligence adalah sebagai dasar untuk membuat pengambilan keputusan, atau langkah bisnis guna menjaga keberlangsungan usaha.

Tidak hanya itu, Business Intelligence juga dapat membantu menyusun strategi bisnis dan mengetahui posisi dari bisnis Anda di pasar yang luas. Untuk melihat beberapa benefit lainnya secara detail, berikut penjelasannya.

1. Melihat Peluang Bisnis Baru

Dengan kehadiran Business Intelligence, membantu user dalam melakukan kegiatan mengidentifikasi peluang bisnis baru sesuai data yang dihasilkan.

2. Meningkatkan Efisiensi Bisnis Perusahaan

Dengan Business Intelligence, dapat meningkatkan efisiensi dari segi waktu, tenaga, dan biaya karena laporan kini dapat dipantau dan dibuat lebih cepat dan mudah. Selain itu, BI juga membantu mengalokasikan sumber daya dengan lebih tepat dan fokus untuk mencapai tujuan bisnis.

3. Membantu Memperkuat Sistem Manajemen Bisnis

Dengan Business Intelligence, dapat membantu mengelola manajemen persediaan bisnis berbasis sistem, memprediksi kesuksesan perusahaan serta meningkatkan nilai data dan informasi organisasi.

4. Membantu Menghasilkan Keputusan dan Strategi Bisnis yang Tepat

Dengan Business Intelligence, dapat mempermudah Anda untuk melakukan pengambilan keputusan bisnis dan merancang strategi bisnis mengenai produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Baca juga: Aplikasi Yang Bisa Mendukung Work From Home (WFH)

Seperti yang telah disampaikan, Business Intelligence di masa sekarang tidak lepas dari kehadiran berbagai teknologi digital seperti sistem informasi dan software/perangkat lunak guna membantu proses analisa data, visualisasi data, dan perhitungan matematis dan statistik data.

Hal ini tak lagi dapat dihindari sebagai dampak dari adanya revolusi industri 4.0. Dampaknya, tentu saja, proses mengumpulkan data dan analisa Business Intelligence sendiri akan menjadi lebih cepat, praktis dan strategis.

Alur Kerja dari Business Intelligence

Business intelligence memiliki alur kerja yang terbagi menjadi 3 langkah utama, yaitu ETL, data warehouse, dan penggunaan data hasil BI. Masing-masing penjelasan dari ketiga langkah tersebut adalah sebagai berikut:

1. ETL (Extract, Transform, Load)

Extract, transform, load (ETL) adalah langkah yang paling awal dalam proses BI untuk mendapatkan data. Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan ketika melakukan proses ETL, yaitu:

  1. Validasi data (data validation), yaitu memperoleh data yang valid dan benar-benar dibutuhkan.
  2. Pembersihan data (data cleaning), yaitu menyeragamkan data supaya tidak terjadi duplikasi data.
  3. Transformasi data (data transformation), yaitu proses modifikasi data yang telah tersedia. Misalkan, mengubah tipe data apabila diperlukan, menambahkan kolom baru, dan sebagainya.
  4. Agregasi data (data aggregation), yaitu meringkas data, seperti menggunakan perintah average, count, dan sum agar data menjadi lebih terstruktur. Langkah ini merupakan langkah yang opsional.
  5. Data loading, yaitu mentransfer data ke dalam data warehouse.

2. Data Warehouse (Penyimpanan Data)

Data warehouse merupakan lokasi penyimpanan database secara keseluruhan yang sudah didapatkan dari proses ETL. Di tahap ini, Business Intelligence akan membagi data yang tersimpan dalam data warehouse menjadi bagian-bagian kecil yang dikenal dengan data mart. Umumnya, business intelligence menyimpan data mart dengan skema tertentu, seperti skema snowflake atau star.

3. Penggunaan Data Hasil BI

Proses yang terakhir adalah menggunakan data yang diperoleh untuk berbagai keperluan. Beberapa contohnya adalah:

  • Melakukan analisa lebih mendalam;
  • Memvisualisasikan data dalam bentuk gambar atau grafik;
  • Melakukan data mining untuk mendapatkan pola-pola tertentu sebagai acuan dalam pembuatan prediksi.

Contoh Business Intelligence

Sebuah contoh penerapan business intelligence di suatu perusahaan adalah sebagai berikut:

Sebuah perusahaan ritel memanfaatkan business intelligence untuk meningkatkan kinerja penjualan mereka. Mereka mengumpulkan data dari penjualan, inventaris barang, serta perilaku konsumen, kemudian menganalisisnya menggunakan perangkat BI. Dari hasil analisis ini, perusahaan dapat mengidentifikasi pola dan tren penjualan, serta mengetahui produk mana yang paling diminati oleh pelanggan.

Dengan dasar analisis ini, perusahaan ritel dapat membuat keputusan bisnis yang lebih baik. Sebagai contoh, mereka bisa memprediksi permintaan akan suatu produk tertentu dan mengatur stok barang secara tepat. Selain itu, mereka juga bisa memahami pola pembelian pelanggan dan menyesuaikan strategi pemasaran sesuai dengan preferensi konsumen.

Dengan memanfaatkan business intelligence, perusahaan ritel dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dan efektif, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperbesar keuntungan secara keseluruhan.

Menggunakan Software Pendukung Business Intelligence Untuk Analisis Data

AdIns menawarkan dan menyediakan berbagai layanan, salah satu contohnya adalah ARS, sebuah aplikasi business intelligence untuk mendapatkan pemahaman terhadap kinerja perusahaan Anda yang bisa diakses di mana saja dan untuk mendukung kebutuhan proses Business Intelligence perusahaan sebagai alat untuk mengakselerasi dan mengembangkan proses bisnis Anda.

Selain itu, ada Confins yang berpengalaman selama puluhan tahun membantu sederet perusahaan besar dengan traffic tinggi melalui core systems for multifinance yang terintegrasi dan siap meningkatkan kinerja operasional perusahaan Anda. Setiap data yang akan Anda dapatkan adalah data yang memiliki kualitas terbaik.

Sebanyak 69 persen perusahaan financing di Indonesia dengan aset lebih dari 10 triliun rupiah dan 55 persen perusahaan financing di Indonesia dengan aset antara 5 hingga 10 triliun rupiah telah mempercayakan proses bisnisnya pada Confins. Kini, saatnya Anda untuk melakukan akselerasi bisnis melalui proses business intelligence bersama kami.

apa itu business intelligence, Apa Itu Business Intelligence? Jenis, Tools, dan Manfaatnya bagi Bisnis, Advance Innovations

Author :

Ad-Ins

Published date :

08 Februari 2023