Apa Itu Face Recognition? Berikut Pengertian, Cara Kerja dan Fungsinya

Apa Itu Face Recognition? Berikut Pengertian, Cara Kerja dan Fungsinya

Apakah Anda sudah tahu apa itu face recognition? Salah satu bukti kemajuan teknologi yang pesat di era sekarang adalah dengan kehadiran face recognition. Kehebatan dari salah satu jenis teknologi biometrik ini adalah mampu mendeteksi identitas seseorang melalui proses pencocokan wajah.

Namun, bagaimana cara kerja teknologi ini sehingga mampu mengenali wajah seseorang secara akurat? AdIns akan memberikan penjelasan lengkap tentang apa itu face recognition untuk Anda dalam artikel berikut ini.

Apa Itu Face Recognition?

Sebelum memahami face recognition, Anda harus mengerti dulu istilah teknologi biometrik. Teknologi biometrik merupakan proses identifikasi seseorang secara digital lewat aspek biologis yang dimilikinya. Umumnya, teknologi ini digunakan untuk keperluan keamanan, jadi dikenal pula istilah biometric security.

Face recognition adalah salah satu contoh penerapan teknologi biometrik yang jamak digunakan belakangan ini, di samping voice recognitionfingerprint recognition, dan eye retina recognition.

Face recognition sendiri merupakan teknologi untuk mengenali identitas seseorang lewat wajahnya. Teknologi ini tidak hanya mendeteksi orang secara langsung saat berhadapan dengan kamera, tapi juga foto dan video.

Penerapan face recognition dalam kehidupan sehari-hari bisa dilihat pada keamanan smartphone atau laptop. Perangkat yang terkunci akan terbuka saat mendeteksi wajah pemilik lewat kamera yang terpasang.

Penggunaan facial recognition sejatinya tidak terbatas pada perangkat pribadi. Perusahaan pun mulai menerapkan facial recognition dalam setiap pekerjaannya. Selain menjamin keamanan data perusahaan, teknologi ini juga membuat pekerjaan lebih mudah dilakukan.

Bagaimana Cara Kerja Face Recognition?

Apa Itu Face Recognition, Apa Itu Face Recognition? Berikut Pengertian, Cara Kerja dan Fungsinya, Advance Innovations

Cara kerja face recognition yang sering diketahui adalah perangkat atau algoritma mendeteksi wajah seseorang, kemudian mengenali identitas pemilik wajah tersebut. Anggapan tersebut tidak salah, tapi face recognition memiliki tiga tahap saat mengenali wajah seseorang.

Apa saja tiga tahap dalam face recognition tersebut?

1. Deteksi Wajah (Face Detection)

Tahap pertama yang dilakukan teknologi ini adalah mendeteksi atau mencari wajah seseorang dalam gambar, video, atau secara real-time. Jika dilihat dalam kamera atau media sosial, tahap ini ditandai dengan adanya kotak yang mengelilingi wajah seseorang. Tahap ini hanya mendeteksi wajah seseorang, belum mengarah pada pengenalan identitasnya.

2. Normalisasi Wajah

Setelah gambar wajah terdeteksi, sistem akan memperbaiki posisi, ukuran dan sikap kepala untuk membuatnya menjadi standar dan mudah dibandingkan dengan data wajah yang telah tersimpan.

3. Analisis Wajah (Analysis)

Tahap berikutnya adalah proses analisis atau verifikasi tekstur wajah dengan lebih detail. Teknologi ini akan mengenali wajah seseorang secara spesifik, seperti jarak antara kedua matanya, bentuk dagu, bentuk hidung, dan lain-lain.

Hasil analisis ini kemudian dikonversi ke format deretan angka yang disebut faceprint. Setiap faceprint berbeda-beda antara satu orang dan lainnya, bahkan untuk orang kembar identik sekalipun.

5. Mengidentifikasi Wajah

Pada tahap ini, data wajah akan diidentifikasi berdasarkan verifikasi fitur wajah yang telah ditentukan sebelumnya. Seluruh fitur-fitur wajah, termasuk kontur wajah, geometri, dan tekstur, tidak akan terlepas dari tahap ini.

Data wajah akan diubah menjadi titik-titik, yang kemudian diubah menjadi data. Pada tahap ini, data yang masuk akan dibandingkan dengan data pada database, di mana perbandingannya harus mencapai 1:1. Setelah itu, sistem akan menilai apakah wajah tersebut cocok dengan database.

6. Pengenalan Wajah (Recognition)

Di tahap terakhir, algoritma akan berusaha mengonfirmasi identitas seseorang yang terdeteksi wajahnya. Tahap inilah yang digunakan untuk verifikasi keamanan perangkat yang akan digunakan. Recognition memanfaatkan basis data (database) yang sudah terekam sebelumnya, demi memastikan bahwa pengguna perangkat tersebut bukanlah orang yang berbahaya.

Cara kerja teknologi pengenalan wajah dapat bervariasi tergantung pada jenis teknologi yang digunakan. Beberapa teknologi pengenalan wajah dapat menggunakan deep learning, machine learning, dan pengolahan citra digital untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan pengenalan wajah.

Baca juga: Pengertian dan Perbedaan Data Base dan Data Warehouse

Fungsi dan Kegunaan Teknologi Face Recognition

Apa Itu Face Recognition, Apa Itu Face Recognition? Berikut Pengertian, Cara Kerja dan Fungsinya, Advance Innovations

Di balik kecanggihan, fungsi utama teknologi face Recognition adalah mengidentifikasi individu berdasarkan ciri-ciri wajah mereka. Teknologi ini dapat bekerja dengan membandingkan foto wajah seseorang dengan gambar wajah yang telah tersimpan di dalam basis data atau dengan membandingkan foto wajah seseorang dengan data wajah yang sedang diproses pada waktu yang bersamaan.

Untuk melihat lebih jauh fungsi dan kegunaanya, berikut beberapa contoh penggunaan face recognition dalam kehidupan sehari-hari:

1. Peningkatan Sistem Keamanan

Fungsi paling umum dari teknologi face recognition adalah dapat digunakan dalam meningkatkan sistem keamanan baik dalam lingkup militer seperti pengawasan perbatasan, maupun ruang publik seperti keamanan stasiun, terminal, bandara, hingga lembaga pendidikan.

2. Memudahkan Identifikasi Kriminal

Fungsi berikutnya adalah teknologi face recognition juga dapat membantu lembaga penegak hukum dalam mengidentifikasi para pelaku kejahatan secara efektif. Para pelaku kriminal yang tertangkap CCTV akan lebih mudah tertangkap dan menjadi barang bukti atas tindak kejahatannya.

3. Pengelolaan Identitas

Manfaat selanjutnya dari sistem pengenalan wajah ini adalah dapat membantu dalam pengelolaan identitas seseorang yang berhubungan dengan akses ke layanan publik, misalnya pengontrol akses ke gedung, aplikasi keuangan seperti pengiriman uang.

Selain itu, teknologi pendeteksian wajah ini juga sudah umum digunakan sebagai pengganti kata sandi dan PIN, sekaligus sebagai alternatif untuk membuka smartphone.

4. Periklanan

Dalam bidang digital marketing, pemanfaat teknologi pendeteksian wajah dapat digunakan dalam periklanan, di mana ia dapat mengidentifikasi identitas target pasar seperti usia dan jenis kelamin.

Kemudian hasil pemindaian data pelanggan akan memudahkan para digital marketer untuk menampilkan iklan yang tepat untuk audiens yang ditargetkan.

5. Pengenalan Emosi

Dalam dunia kesehatan, pemanfaatan teknologi face recognition dapat mengidentifikasi ekspresi wajah dan membantu menganalisis emosi seorang pasien yang berhubungan dengan masalah kesehatan mental ataupun gangguan emosi.

7 Contoh Penerapan Face Recognition

Face recognition sudah menjadi bagian yang terintegrasi sebagai sistem perusahaan. Salah satu manfaat yang dirasakan lewat kehadiran teknologi ini adalah kemudahan saat bekerja. Beberapa penerapan facial recognition bisa Anda lihat dalam berbagai contoh di bawah ini.

1. Perusahaan Perbankan

Berbagai perusahaan perbankan kini mulai merambah pelayanannya secara online dengan meluncurkan aplikasi mobile banking. Penerapan face recognition sangat membantu dalam menunjang keamanan sistem perbankan yang diterapkan. 

Pengguna aplikasi atau nasabah tidak perlu lagi memasukkan nomor PIN atau password untuk konfirmasi transaksi yang dilakukan, cukup arahkan wajah ke kamera dan aplikasi langsung mengenali wajah Anda.

2. Kehadiran Karyawan

Selain fingerprint, ada pula perusahaan yang menggunakan face recognition sebagai sistem absensi karyawan. Inilah salah satu contoh penerapan face recognition. Teknologi ini mencocokkan wajah karyawan di depan kamera dengan data foto wajah yang sudah direkam.

3. Pengenalan Pelanggan

Sistem eKYC atau Know Your Customer secara digital ditunjang oleh face recognition. Perusahaan mampu mengenal calon pelanggan lebih dalam dan memahami kebutuhan mereka. Penerapan ini sangat menguntungkan karena perusahaan mampu mengenali serta menjawab kebutuhan pelanggan lewat teknologi ini.

4. Keamanan Smartphone

Hampir semua smartphone terbaru telah dilengkapi dengan teknologi face recognition yang memungkinkan pengguna membuka kunci smartphone hingga melakukan transaksi online hanya dengan menghadapkan wajah ke kamera depan.

5. Akses Rumah Pintar

Teknologi face recognition juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi penghuni rumah dan memungkinkan akses ke dalam rumah pintar tanpa perlu menggunakan kunci konvensional.

Baca juga: Pemanfaat Teknologi dalam Profiling Calon Konsumen Perbankan

6. Sistem Keamanan Kendaraan

Face recognition juga dapat diaplikasikan untuk mengidentifikasi pengemudi dan memastikan hanya pengemudi yang berwenang yang dapat menggunakan kendaraan.

7. Pemantauan Jalan Raya

Teknologi face recognition kini telah dimanfaatkan oleh polisi lalu lintas untuk memantau pengemudi di jalan raya dan mendeteksi pengemudi yang mengemudi dalam keadaan mabuk, mengantuk, pelanggaran batas kecepatan hingga kecelakaan.

Perusahaan Anda bisa meraih keuntungan lebih besar hanya dengan sistem eKYC. AdIns menyediakan PROFIND, software eKYC yang berguna untuk mengidentifikasi calon pasar potensial perusahaan Anda. Hubungi tim AdIns segera untuk mencoba versi demo software PROFIND andalan kami.

Setelah memahami apa itu face recognition, maukah Anda menerapkannya dalam perusahaan lewat software PROFIND? Hubungi AdIns sekarang juga untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Apa Itu Face Recognition, Apa Itu Face Recognition? Berikut Pengertian, Cara Kerja dan Fungsinya, Advance Innovations

Author :

Ad-Ins

Published date :

28 Maret 2022