Apa Itu Fingerprint? Apa Saja Fungsinya untuk Bisnis?

Apa Itu Fingerprint? Apa Saja Fungsinya untuk Bisnis?

Anda pasti sudah mengenal apa itu fingerprint. Teknologi berbasis sidik jari ini sudah banyak diterapkan di perangkat yang Anda gunakan sehari-hari, contohnya smartphone. Namun, tahukah Anda bahwa fingerprint sudah lama diterapkan dalam dunia bisnis dan perkantoran? Buktinya, sistem absensi di perkantoran menggunakan teknologi fingerprint untuk mendata kehadiran karyawan.

Walaupun teknologi fingerprint telah lama diterapkan, faktanya masih banyak orang yang belum memahami fungsi dan cara kerjanya. AdIns akan menjelaskan tentang fingerprint, termasuk kelebihan dan kekurangannya sebagai informasi Anda. Simak sampai selesai supaya Anda makin mengenal teknologi biometrik ini.

Apa itu Fingerprint?

Fingerprint adalah sebuah alat elektronik yang memanfaatkan pemindai (scan) sidik jari yang digunakan untuk keperluan apa pun. Teknologi ini termasuk ke dalam jenis teknologi biometrik bersamaan dengan retina (iris recognition), wajah (face recognition), dan suara (voice recognition).

Setiap aplikasi atau mesin yang dipasangi teknologi fingerprint mempunyai database sidik jari dari pengguna yang telah terdaftar. Fingerprint akan merekam pola sidik jari, kemudian menyimpan pola tersebut untuk keperluan identifikasi. Ketika ada orang yang menggunakan aplikasi tersebut, fingerprint mencocokkan pola sidik jari yang telah terekam dengan sidik jari aslinya.

Teknologi fingerprint atau sidik jari telah lama muncul sebagai sistem keamanan akses dan informasi. Penggunaan fingerprint awalnya hanya terbatas di kalangan Federation Bureau of Investigation (FBI) pada 1969. Barulah pada sekitar 1970-an, teknologi ini banyak diterapkan pada sistem absensi perusahaan sebagai pengganti kartu absen kerja yang mencatat jam masuk dan jam keluar karyawan.

Saat ini, teknologi fingerprint mulai banyak digunakan dalam kehidupan masyarakat umum. Banyak laptop keluaran terbaru yang mengimplementasikan teknologi ini supaya data yang tersimpan di dalamnya lebih aman. Selain itu, fingerprint juga digunakan sebagai pengaman pintu agar tidak ada orang jahat yang masuk ke dalam ruangan tersebut.

Apa Saja Fungsi Fingerprint bagi Bisnis?

apa itu fingerprint, Apa Itu Fingerprint? Apa Saja Fungsinya untuk Bisnis?, Advance Innovations

Fingerprint memiliki fungsi yang banyak untuk meningkatkan keamanan bisnis. Pada umumnya, fingerprint berfungsi untuk keamanan dan media autentikasi atau verifikasi seperti password atau Personal Identification Number (PIN). Dalam suatu perusahaan, setidaknya ada tiga mesin yang membutuhkan fingerprint. Mari kita simak penjelasan mengenai kegunaan fingerprint berikut ini.

1. Fungsi Fingerprint pada Smartphone

Perusahaan mana pun pasti membutuhkan smartphone untuk menunjang kegiatan operasional bisnisnya. Smartphone masa kini telah dilengkapi sensor sidik jari di bagian belakangnya. Namun, sensor ini dipasang di tombol home supaya lebih mudah diakses. Sensor sidik jari berfungsi untuk menjaga keamanan perangkat dan data yang tersimpan di dalamnya agar tidak diutak-atik oleh sembarang orang.

2. Fungsi Fingerprint pada Mesin Absensi

Perusahaan menggunakan mesin absensi berbasis fingerprint untuk mendata kehadiran karyawan. Mesin ini sangat berguna karena absensi sidik jari tidak bisa dipalsukan atau diwakilkan oleh karyawan lain, sehingga meningkatkan rasa tanggung jawab dalam diri karyawan. Selain itu, data yang terekam dalam mesin absensi ini berguna untuk pengambilan keputusan bagi manajer atau tim HRD dalam memberikan gaji atau rewards kepada karyawan.

3. Fungsi Fingerprint pada Pintu Akses Ruangan

Penggunaan mesin fingerprint pada pintu akses ruangan atau pintu brankas tentu lebih aman daripada sekadar memasang kode tertentu. Arsip data dan barang berharga yang disimpan di dalamnya pun tidak mudah diakses oleh orang yang tidak tidak bertanggung jawab. Hanya orang berkepentingan saja yang bisa membuka pintu, seperti pimpinan perusahaan, selama data sidik jarinya terekam dalam database.

Baca juga: Manfaat Database Bagi Perusahaan Anda

Bagaimana Cara Kerja Fingerprint pada Suatu Mesin?

Setiap orang memiliki pola sidik jari yang unik dan berbeda satu sama lainnya. Perbedaan pola tersebut dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan, khususnya kode protein pada gen, tekanan darah, kadar oksigen, dan nutrisi. Tidak ada orang yang memiliki guratan sidik jari yang sama, bahkan dalam satu keluarga pun.

Ada tiga pola utama dalam sidik jari, yaitu ridge ending (guratan yang berpotong), bifurcation (pola bercabang), dan short-ridge (guratan yang sangat kecil). Sensor fingerprint dalam aplikasi atau mesin akan merekam setiap guratan atau pola sidik jari tersebut. Proses pemindaian pertama (first-scanning) memakan waktu yang tidak sedikit. Alasannya, pola sidik jari manusia cukup rumit sehingga membutuhkan presisi dan keakuratan yang tinggi.

Sensor fingerprint kemudian menyimpan hasil scanning tersebut pada database atau objek data. Nantinya, data fingerprint ini akan digunakan sebagai proses identifikasi dan autentikasi apabila ada orang yang berusaha untuk mengakses aplikasi atau mesin tersebut menggunakan sensor fingerprint

Apabila ada orang asing yang berusaha mengakses data tersebut, sensor fingerprint akan menolak memberikan akses karena data sidik jarinya tidak ada dalam database. Lain halnya jika sidik jari tersebut sudah terdaftar, sensor fingerprint akan membuka akses aplikasi atau mesin kepada orang yang bersangkutan.

Baca juga: Mengenal OCR (Optical Character Recognition) Beserta Fungsi dan Cara Kerjanya

Beragam Jenis Sensor Fingerprint yang Digunakan pada Mesin

Selain mengetahui pengertian fingerprint beserta fungsi dan cara kerjanya, Anda juga perlu mengetahui tiga jenis fingerprint yang umum digunakan, yaitu:

1. Sensor Optik

Cara kerja sensor sidik jari optik adalah dengan mengambil gambar dari permukaan sidik jari menggunakan cahaya sebagai sumbernya. Dalam prosesnya, sensor ini akan mendeteksi perbedaan antara area gelap dan terang pada permukaan jari. Karena beroperasi seperti kamera, tentu kualitas resolusi memengaruhi performa sensor optik. Semakin tinggi resolusinya, semakin akurat pula detail yang dihasilkan dari sidik jari. Namun, salah satu kelemahan sensor optik adalah kemampuannya untuk menangkap gambar dua dimensi, sehingga tingkat keamanannya cukup rendah. Sensor sidik jari optik sering digunakan pada mesin absensi fingerprint yang biasa digunakan di kantor-kantor sebagai cara untuk melakukan absensi.

2. Sensor Kapasitif

Sensor kapasitif menggunakan beberapa kapasitor kecil yang dapat menangkap guratan unik dari sidik jari. Dalam hal ini, daya pada kapasitor tentunya berubah sesuai dengan guratan tersebut. Perubahan daya pada kapasitor nantinya akan direkam oleh circuit integrator untuk disimpan ke dalam data. Jika dibandingkan dengan sensor optik, sensor kapasitif tentunya dinilai lebih aman karena dapat membaca kedalaman guratan dari sidik jari.

3. Sensor Ultrasonik

Sensor ultrasonik memiliki cara kerja yang hampir mirip dengan sensor kapasitif. Perbedaannya adalah sensor jenis ini menggunakan gelombang sinyal ultra yang terdiri atas transmitter dan receiver. Dalam hal ini, transmitter berfungsi untuk memantulkan sinyal ultrasonik ke sidik jari, dan membaca setiap guratan yang tertera dalam pola sidik jari.

Selanjutnya, sinyal ultrasonikyang sudah membaca setiap guratan akan dikirimkan kepada receiver untuk merekam setiap tekanan yang terdapat pada sinyal tersebut.

Apa Saja Kelebihan dan Kelemahan Fingerprint?

apa itu fingerprint, Apa Itu Fingerprint? Apa Saja Fungsinya untuk Bisnis?, Advance Innovations

Layaknya teknologi lainnya, fitur fingerprint pun memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Anda perlu mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan sistem ini sebelum menerapkannya dalam perusahaan. Lihat penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan fingerprint ini sebagai bahan pertimbangan Anda.

Kelebihan Fingerprint

Sensor fingerprint memiliki sejumlah kelebihan yang menjadi nilai tambah bagi perusahaan Anda. Kelebihan tersebut mencakup:

1. Keamanan Data Lebih Tinggi

Tidak ada seorang pun yang memiliki sidik jari yang sama seperti Anda sehingga teknologi ini mempunyai tingkat keamanan yang cukup tinggi. Data atau dokumen penting yang tersimpan pun tidak mudah diakses oleh sembarang orang, sehingga dapat meminimalisir tindak kejahatan. Walaupun ada yang berhasil membobolnya, Anda bisa mematikan alarm-nya dengan mudah.

2. Lebih Mudah Digunakan

Fingerprint pun lebih mudah digunakan daripada password atau kode PIN. Anda tidak perlu mengingat atau menekan sejumlah tombol untuk membuka akses, cukup taruh salah satu jari Anda di sensor dan akses pun langsung terbuka.

Baca juga: Absen Online: Perkembangan dan Manfaat Menggunakannya

Kelemahan Fingerprint

Fingerprint juga memiliki kelemahan tersendiri ketika diimplementasikan dalam suatu sistem atau mesin. Anda perlu memahami kekurangan fingerprint ini sebelum memutuskan untuk menggunakannya.

1. Tidak Bisa Digunakan saat Kondisi Tertentu

Anda tidak bisa menggunakan sensor fingerprint apabila terdapat luka di permukaan sidik jari atau tangan sedang basah. Kelemahan tersebut berlaku apabila sensor fingerprint hanya bisa merekam satu sidik jari per orang.

2. Potensi Kecurangan Tinggi

Walaupun sidik jari tidak dipalsukan, ada pula karyawan yang berusaha mencari cara lain agar bisa mengakses data di dalamnya. Mereka bisa menggunakan fotokopi sidik jari, membuat sidik jari palsu dengan gel silikon, atau memanfaatkan sidik jari rekan kerja. Potensi kecurangan pun makin besar apabila sensor sidik jari yang digunakan memiliki kelemahan.

Bukan hanya fingerprint saja yang menjadi teknologi biometrik yang bisa diterapkan di dunia perkantoran. Ada pula teknologi biometrik terkini yang lebih canggih, yaitu face recognition. Kini, Anda bisa menerapkan face recognition dengan lebih mudah karena ada Liveness Detection yang menunjang teknologi ini.

Tidak hanya untuk absensi karyawan, Anda pun dapat menggunakan aplikasi ini untuk mengunci akses data digital di perusahaan sehingga mengantisipasi munculnya serangan spoofing dan kecurangan (fraud). Sesuai nama aplikasi ini, sistem keamanan lebih terjamin karena dilakukan secara live ketika ingin mengakses suatu data atau sistem.

Hubungi kami sekarang juga melalui WhatsApp di sini untuk mencoba versi demo Liveness Detection dan mengetahui fitur lengkapnya. Tingkatkan keamanan di kantor Anda dengan menerapkan face recognition software dari AdIns.

Setelah memahami apa itu fingerprint dan fungsinya, apakah Anda masih ingin menerapkan teknologi ini untuk keamanan perusahaan?

apa itu fingerprint, Apa Itu Fingerprint? Apa Saja Fungsinya untuk Bisnis?, Advance Innovations

Author :

Ad-Ins

Published date :

11 November 2022