15 Cara Menjaga Keamanan Jaringan Komputer di Perusahaan Anda

15 Cara Menjaga Keamanan Jaringan Komputer di Perusahaan Anda

Keamanan jaringan komputer menjadi aspek krusial dalam era digital ini. Mengapa? Aspek keamanan tidak hanya berfokus pada melindungi data sensitif, tetapi juga meningkatkan performa jaringan komputer secara keseluruhan. Terlebih lagi, serangan siber makin marak terjadi sehingga Anda harus mengetahui cara menjaga keamanan jaringan komputer dengan benar.

Mengapa Menjaga Keamanan Jaringan Komputer Penting?

Keamanan jaringan komputer merupakan hal yang penting bagi perusahaan. Dalam era digital seperti saat ini, Anda harus memastikan bahwa sistem jaringan komputer aman dari gangguan keamanan jaringan. Berikut adalah beberapa alasan pentingnya menjaga keamanan jaringan komputer:

1. Melindungi Data Sensitif

Setiap perusahaan memiliki informasi rahasia, seperti data pelanggan, strategi bisnis, atau rancangan produk. Jika data ini jatuh ke tangan yang salah, konsekuensinya bisa merugikan finansial dan reputasi perusahaan. Tidak heran jika keamanan jaringan adalah benteng pertahanan utama untuk melindungi integritas dan kerahasiaan data.

2. Meningkatkan Performa Jaringan Komputer

Keamanan jaringan tidak hanya berbicara tentang melindungi dari ancaman siber, tetapi juga meningkatkan performa jaringan komputer secara keseluruhan. Jaringan yang aman beroperasi dengan lebih efisien sehingga dapat diandalkan. Tanpa risiko ancaman keamanan yang mengintai, setiap aspek jaringan dapat berfungsi dengan optimal sehingga memastikan kelancaran operasional perusahaan sekaligus memberikan pengalaman kerja yang lebih baik bagi seluruh pengguna jaringan.

3. Serangan Siber Makin Sering Terjadi

Serangan siber atau cyber attack makin sering terjadi pada perusahaan besar maupun bisnis kecil. Para penyerang tidak kenal lelah dalam mencari celah untuk masuk ke dalam jaringan perusahaan. Mereka bisa mencuri informasi berharga, merusak sistem, atau menahan data Anda. Oleh karena itu, keamanan jaringan berperan sebagai tindakan responsif terhadap ancaman yang terus berkembang. Anda pun dapat mengambil langkah proaktif untuk melindungi aset digital.

Baca juga: Contoh Kasus Cybercrime di Indonesia

Cara Menjaga Keamanan Jaringan Komputer dengan Tepat

Lantas, bagaimana cara yang tepat dalam menjaga keamanan jaringan komputer? Lakukan langkah-langkah di bawah ini!

1. Mulai dari Audit Keamanan Jaringan

Audit keamanan jaringan bertujuan untuk mengevaluasi sistem keamanan yang telah diimplementasikan. Anda dapat mengambil langkah korektif yang diperlukan dengan mengidentifikasi potensi kerentanan dan celah keamanan. Audit secara berkala juga memastikan bahwa sistem keamanan selalu menggunakan teknologi terkini dan mampu menghadapi ancaman terbaru.

2. Membatasi Akses Pengguna

Setiap pengguna harus diberikan hak akses sesuai tanggung jawab dan kebutuhan pekerjaannya. Dengan demikian, risiko akses yang tidak sah atau penyalahgunaan hak akses dapat diminimalkan. Pengaturan kebijakan akses yang cermat dapat menjadi pagar pertahanan efektif dalam menjaga keamanan jaringan.

3. Memperbarui Sistem Operasi dengan Rutin

Pembaruan sistem operasi tidak hanya memberikan fitur baru, tetapi juga memperbaiki kerentanan keamanan yang mungkin telah ditemukan pada versi lama. Anda perlu mengimplementasikan kebijakan pembaruan rutin untuk menjaga kestabilan dan keamanan jaringan.

4. Menggunakan Autentikasi Dua Faktor atau Multi Faktor

Keamanan jaringan makin ditingkatkan dengan mengimplementasikan autentikasi dua faktor (2FA) atau multi faktor (MFA). Metode ini mengharuskan pengguna memberikan bukti tambahan untuk mengakses sistem, tidak sekadar username dan password, tetapi bisa juga kode biometrik seperti sidik jari. Risiko peretasan akun dapat dikurangi secara signifikan serta memastikan bahwa hanya pihak yang sah yang dapat mengakses jaringan.

Baca juga: Cara Kerja Autentikasi dan Manfaatnya untuk Keamanan Data

5. Menghimbau Karyawan untuk Mematikan Komputer Bila Tidak Digunakan

Langkah sederhana tetapi efektif adalah menghimbau karyawan untuk mematikan komputer ketika tidak digunakan. Hal ini tidak hanya menghemat energi, tetapi juga mengurangi potensi risiko keamanan. Dengan mematikan komputer, risiko akses tidak sah atau serangan jarak jauh dapat diminimalkan sehingga mengamankan perangkat dari potensi ancaman.

6. Menghindari Email Spam

Ancaman keamanan sering datang melalui email spam, sehingga Anda harus menghindari ancaman ini. Email spam dapat membawa virus, malware, atau phishing yang dapat merusak atau mencuri informasi berharga. Berikan pelatihan kepada karyawan mengenai cara mengidentifikasi dan menghindari email spam. Selain itu, gunakan filter spam yang canggih untuk mengurangi risiko ancaman ini.

7. Menerapkan Sistem Enkripsi Data

Sistem enkripsi data adalah benteng pertahanan yang kuat dalam melindungi informasi perusahaan. Dengan menerapkan enkripsi, data yang dikirim dan disimpan bisa sulit diakses oleh pihak yang tidak berwenang. Hal ini penting dalam menghadapi risiko pencurian data saat pengiriman data melalui jaringan atau data disimpan di server. Sistem enkripsi yang solid memberikan lapisan tambahan perlindungan terhadap potensi ancaman keamanan.

8. Menggunakan Teknologi Cloud Computing

Penggunaan teknologi cloud computing tetapi juga berkontribusi pada keamanan jaringan. Layanan cloud sering kali dilengkapi dengan fitur keamanan tinggi, termasuk firewall dan enkripsi data. Selain itu, cloud computing memungkinkan Anda untuk memantau dan mengelola keamanan jaringan secara efisien dari pusat kontrol sehingga menyederhanakan tugas pengelolaan keamanan.

Baca juga: Karakteristik Cloud Computing yang Wajib Dipahami

9. Memasang Sertifikat SSL di Website

Keamanan website adalah aspek yang krusial terutama jika melibatkan transmisi data sensitif. Memasang sertifikat SSL (Secure Sockets Layer) di website adalah langkah yang tidak boleh dilewatkan. SSL membentuk saluran keamanan antara server dan pengguna dengan cara mengenkripsi data yang dikirim dan diterima. Hal ini tidak hanya memberikan rasa aman kepada pengguna tetapi juga meningkatkan reputasi perusahaan dalam menjaga privasi dan keamanan informasi.

10. Memasang Software Antivirus Terbaru

Software antivirus yang terkini mampu mendeteksi dan menghapus ancaman baru yang muncul secara teratur. Selain itu, pembaruan software antivirus juga memperbaiki kelemahan keamanan yang ada dalam sistem. Pastikan semua perangkat di jaringan dilengkapi dengan software antivirus versi terbaru untuk memberikan perlindungan maksimal.

11. Mengedukasi Karyawan tentang Keamanan Jaringan

Kesadaran karyawan sejatinya merupakan lapisan pertahanan pertama dalam melawan ancaman siber. Pelatihan yang teratur mengenai praktik keamanan, risiko, dan tindakan pencegahan menciptakan budaya keamanan di seluruh organisasi. Karyawan yang teredukasi lebih waspada terhadap potensi ancaman sehingga meminimalkan risiko insiden keamanan yang disebabkan oleh kelalaian atau ketidaktahuan.

12. Menggunakan Password yang Kuat dan Rutin Menggantinya

Keamanan jaringan tidak dapat dipisahkan dari kebijakan manajemen password yang kuat. Penggunaan password yang kompleks dengan kombinasi huruf besar-kecil, angka, dan karakter khusus dapat membentuk lapisan pertahanan yang tangguh. Selain itu, mengganti password secara rutin diperlukan menghindari risiko pencurian identitas atau akses yang tidak sah.

13. Menghindari Transaksi Online Sembarangan

Transaksi online yang tidak dilakukan dengan hati-hati dapat membuka celah terhadap serangan siber. Karyawan perlu diberi pemahaman tentang cara aman dalam melakukan transaksi online, seperti memastikan koneksi internet yang aman, menggunakan situs tepercaya, dan menghindari tautan atau lampiran yang mencurigakan.

14. Melakukan Backup Data Penting

Risiko kehilangan data bisa terjadi karena berbagai alasan, termasuk serangan malware, kerusakan hardware, atau kesalahan manusia. Oleh karena itu, Anda harus backup data penting secara teratur sebagai langkah proaktif dalam mengantisipasi risiko tersebut. Proses backup yang terjadwal dan penyimpanan data yang aman memberikan jaminan bahwa data yang kritis dapat dipulihkan dengan cepat setelah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan.

15. Menggunakan Layanan SUPRBOARD dari AdIns

Terakhir, Anda bisa menggunakan layanan SUPRBOARD dari AdIns sebagai solusi inovatif dalam menghadapi dinamika keamanan jaringan. SUPRBOARD memberikan kemudahan dalam memantau jaringan IT perusahaan secara real-time. Dengan adanya SUPRBOARD, Anda tidak hanya dapat mendeteksi ancaman dengan cepat, tetapi juga dapat merespons ancaman siber secara instan. Hubungi kami melalui WhatsApp untuk informasi lebih lanjut dan mencoba versi demo SUPRBOARD!

cara menjaga keamanan jaringan komputer, 15 Cara Menjaga Keamanan Jaringan Komputer di Perusahaan Anda, Advance Innovations

Author :

Ad-Ins

Published date :

04 Januari 2024