6 Perbedaan Kredit dan Debit yang Perlu Diketahui

6 Perbedaan Kredit dan Debit yang Perlu Diketahui

Memilih instrumen keuangan yang tepat untuk kebutuhan sehari-hari bisa menjadi hal yang membingungkan. Terdapat dua pilihan yang populer, yaitu kartu debit dan kartu kredit yang memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda. Memahami perbedaannya dapat membantu dalam memilih alat pembayaran untuk situasi dan kebutuhan Anda. Lantas, apa perbedaan kredit dan debit?

Untuk mengetahuinya, AdIns akan menjelaskan berbagai perbedaan di antara kedua instrumen keuangan tersebut. Agar Anda dapat memahaminya dengan baik, simak sampai selesai artikel di bawah ini!

Apa Saja Perbedaan Kredit dan Debit?

Penggunaan kredit dan debit makin umum dan dapat dikatakan telah menjadi bagian terpisahkan dari kehidupan modern saat ini. Namun, masih banyak orang yang belum memahami perbedaannya. Berikut enam perbedaan kartu kredit dan debit yang perlu diketahui.

1. Definisi

Kartu kredit adalah alat pembayaran yang memungkinkan pemegangnya untuk meminjam uang dari bank atau lembaga keuangan. Sementara itu, kartu debit adalah alat pembayaran yang terhubung langsung ke rekening bank pemegangnya.

Sebagai contoh, saat Anda menggunakan kartu debit untuk bertransaksi, dana akan langsung dipotong dari rekening bank. Sebaliknya, ketika menggunakan kartu kredit, Anda meminjam uang dari bank dan setiap waktu tertentu Anda harus melunasi tagihan kartu kredit beserta bunganya jika ada.

Baca juga: Unsur-Unsur Kredit yang Mendasari Pemberian Kredit

2. Fitur

Kartu debit merupakan instrumen keuangan yang memiliki sejumlah fitur khas yang membedakannya dari kartu kredit. Pertama-tama, saldo kartu debit selalu terhubung secara langsung dengan rekening bank pemegangnya. Ini berarti bahwa setiap transaksi yang dilakukan dengan kartu debit akan langsung dipotong dari saldo yang tersedia di rekening bank terkait.

Fitur keamanan yang umumnya terdapat pada kartu debit adalah adanya Personal Identification Number (PIN). Pengguna harus memasukkan PIN mereka saat melakukan transaksi, menambahkan lapisan perlindungan terhadap potensi penyalahgunaan kartu. 

Di sisi lain, kartu kredit memiliki karakteristik unik dengan fitur yang berbeda dari kartu debit. Salah satu fitur utama kartu kredit adalah adanya limit kredit yang dipinjamkan oleh bank kepada pemegang kartu. Limit ini menentukan sejauh mana pemegang kartu dapat menggunakan kartu kredit untuk melakukan pembelian atau transaksi.

Pemegang kartu kredit diharapkan untuk melunasi sejumlah tagihan yang mencakup total penggunaan kartu kredit selama periode tertentu. Selain itu, kartu kredit sering menawarkan program reward sebagai insentif tambahan. Program ini bisa berupa cashback, poin reward, atau diskon khusus pada mitra tertentu. Pemegang kartu kredit juga akan menemukan fitur keamanan seperti PIN dan Card Verification Value (CVV), yang diperlukan saat melakukan transaksi online atau di tempat-tempat tertentu.

Limit transaksi kartu kredit ditentukan oleh bank dan juga dipengaruhi oleh skor kredit pemegang kartu. Skor kredit mencerminkan kelayakan kredit seseorang berdasarkan riwayat pembayaran dan aktivitas finansial lainnya. Makin tinggi skor kredit, makin besar kemungkinan untuk mendapatkan limit kredit yang lebih tinggi.

3. Manfaat

Perbedaan kartu debit dan kredit juga dapat dilihat dari manfaat yang diberikan. Kartu debit menawarkan sejumlah manfaat yang membuatnya menjadi pilihan yang bijak untuk pengelolaan keuangan harian. Salah satu keunggulan utama kartu debit adalah kontrol pengeluaran yang lebih mudah, karena setiap transaksi langsung dipotong dari saldo rekening bank. Hal ini memungkinkan pengguna untuk secara efektif mengontrol anggaran mereka tanpa risiko terjebak dalam utang yang tidak terkendali.

Sementara itu, kartu kredit membawa manfaat yang berbeda, terutama dalam hal membangun riwayat kredit yang positif. Penggunaan kartu kredit yang bijak, termasuk pembayaran tagihan tepat waktu, dapat membuka pintu untuk mendapatkan fasilitas keuangan lainnya pada masa depan. Program reward dan cashback yang sering terdapat pada kartu kredit memberikan insentif tambahan, seperti diskon belanja atau pengembalian sebagian uang dari transaksi.

4. Penggunaan di Luar Negeri

Kartu kredit umumnya dapat dipakai secara internasional dan dapat digunakan untuk transaksi di berbagai negara tanpa masalah. Sebaliknya, kartu debit mungkin memiliki batasan penggunaan di luar negeri, dan beberapa mesin ATM atau pedagang mungkin tidak menerima kartu debit dari bank lokal.

5. Risiko Keamanan

Keamanan juga menjadi faktor penting dalam perbandingan kredit dan debit. Kartu kredit umumnya dilengkapi dengan perlindungan yang lebih baik terhadap penipuan dan penggunaan tidak sah. Di sisi lain meskipun dilengkapi dengan PIN, kartu debit memiliki risiko lebih tinggi karena langsung terkait dengan saldo rekening.

6. Kekurangan

Selain dari kelebihan yang ditawarkan dari kedua kartu ini, terdapat potensi kekurangan yang perlu untuk Anda ketahui. Untuk kartu debit sendiri, terdapat potensi terpotongnya saldo tanpa disadari jika tidak dipantau dengan baik. Meskipun fitur kontrol langsung dari saldo rekening memberikan keamanan, pengguna harus tetap berhati-hati agar tidak terjebak dalam situasi di mana saldo habis tanpa pemberitahuan.

selain itu, Kartu debit cenderung memiliki limit transaksi yang lebih rendah dibandingkan dengan kartu kredit. Hal ini dapat menjadi batasan jika pengguna memiliki kebutuhan transaksi besar atau darurat yang melebihi limit yang telah ditetapkan oleh bank.

Di sisi lain, risiko dalam penggunaan kartu kredit adalah potensi terlilit hutang jika pengguna tidak disiplin dalam pembayaran. Ketersediaan limit kredit yang besar bisa menjadi godaan untuk menghabiskan lebih dari kemampuan finansial, sehingga menyebabkan akumulasi utang yang sulit untuk dilunasi.

Baca juga: Apa Itu Risiko Kredit dan Bagaimana Cara Mengukurnya?

Proses pengajuan kartu kredit umumnya melibatkan syarat yang lebih ketat daripada kartu debit. Faktor seperti skor kredit, riwayat pembayaran, dan pendapatan menjadi pertimbangan utama. Ini bisa menjadi hambatan bagi mereka yang tidak memenuhi syarat tertentu atau memiliki riwayat kredit yang kurang baik.

Itulah penjelasan mendalam mengenai perbedaan kredit dan debit. Memahami dengan baik perbedaan tersebut dapat membantu seseorang dalam mengelola keuangan dengan lebih bijak. Sebagai contoh, dengan mengetahui bahwa kartu kredit melibatkan penggunaan dana pinjaman dengan bunga, individu dapat membuat keputusan yang lebih hati-hati saat menggunakan kartu tersebut.

Keputusan dalam menggunakan kartu kredit atau debit juga sangat tergantung pada kebutuhan dan tujuan keuangan masing-masing individu. Jika seseorang memiliki tujuan untuk membangun riwayat kredit yang baik atau memanfaatkan program reward, kartu kredit menjadi pilihan yang lebih tepat. Di sisi lain, bagi mereka yang lebih mengutamakan pengelolaan anggaran dan menghindari risiko utang, kartu debit bisa menjadi opsi yang lebih sesuai.

Dalam menjalankan perusahaan finansial yang sukses, informasi dan data menjadi kuncinya. Untuk membantu mencari profil calon debitur dalam proses kredit dengan lebih cepat, mudah, dan akurat, gunakanlah Profind dari AdIns.

Profind akan mengotomatisasi proses verifikasi informasi personel, alamat, dan pendapatan dengan mudah, sehingga perusahaan Anda dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko, dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada nasabah. Selain itu, sistem ini menggunakan data alternatif dan machine learning untuk menjangkau pasar yang belum terlayani. Ajukan demo di sini untuk merasakan keunggulannya sekarang juga!

perbedaan kredit dan debit, 6 Perbedaan Kredit dan Debit yang Perlu Diketahui, Advance Innovations

Author :

Ad Ins

Published date :

05 April 2024