8 Perbedaan Router dan Switch yang Harus Dipahami

8 Perbedaan Router dan Switch yang Harus Dipahami

Banyak orang yang masih salah paham dengan router dan switch sebagai hardware untuk menghubungkan koneksi internet dengan perangkat. Padahal, banyak sekali perbedaan di antara keduanya jika ditinjaudari berbagai aspek, terutama luas cakupan jaringannya. Melalui artikel ini, AdIns akan menjelaskan definisi, fungsi dan perbedaan mendasar dari keduanya.

Apa itu Router?

perbedaan router dan switch, 8 Perbedaan Router dan Switch yang Harus Dipahami, Advance Innovations

Router adalah hardware atau perangkat keras untuk menciptakan jaringan komputer yang lebih luas, dan kemudian meneruskan data kepada setiap komputer penggunanya.

Router menghubungkan beberapa perangkat komputer dan memudahkan akses LAN (Local Area Network). Saluran internet ini berjalan dengan cara mengaktifkan kabel ethernet atau Wi Fi, kemudian membagikannya kepada setiap pengguna yang memiliki akses.

Singkatnya, router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan beberapa switch dan jaringan yang sesuai untuk membangun jaringan yang besar.

Baca Juga: Apa itu Server dan Infrastruktur Network?

Beberapa Fungsi Router

Dalam keseluruhan, fungsi utama router adalah menghubungkan, mengarahkan, dan mengontrol lalu lintas data antara jaringan komputer yang berbeda. Router memainkan peran penting dalam menjaga konektivitas, efisiensi, keamanan, dan pengelolaan jaringan secara keseluruhan. Untuk lebih detail, berikut ini beberapa fungsi utama dari router.

1. Penghubung Jaringan

Router menghubungkan beberapa lapisan jaringan komputer, baik jaringan lokal (Local Area Network/LAN) di dalam suatu rumah atau kantor, maupun jaringan yang lebih luas seperti Internet. Dengan menghubungkan jaringan komputer ini, router memungkinkan pengiriman data dari satu jaringan ke jaringan lain dan menghubungkan jaringan yang berbeda secara bersamaan.

2. Pengalihan Paket (Packet Forwarding)

Router bertanggung jawab untuk mengarahkan lalu lintas data antara jaringan. Ketika sebuah paket data dikirim dari satu jaringan ke jaringan lain, router menganalisis informasi header paket dan memutuskan rute terbaik untuk mengirimkannya. Hal ini memastikan bahwa data mencapai tujuannya dengan efisien dan cepat melalui jalan yang tepat.

3. Pengaturan Jaringan

Router dapat mengatur dan mengontrol pengaturan jaringan, seperti alamat IP (Internet Protocol) untuk setiap perangkat di jaringan. Dengan mengelola tabel routing dan mekanisme protokol jaringan, router memastikan bahwa data dikirim ke alamat tujuan yang benar dan menghindari konflik dalam jaringan.

4. Keamanan Jaringan

Router berfungsi sebagai titik gerbang (gateway) yang melindungi jaringan dari ancaman keamanan. Dengan fitur firewall, router dapat memfilter lalu lintas data yang masuk dan keluar dari jaringan, mengidentifikasi dan memblokir potensi ancaman, serta mengamankan jaringan dari serangan yang dapat merusak atau mencuri informasi penting.

5. Jaringan Nirkabel

Banyak router modern juga menyediakan fungsi jaringan nirkabel (Wi-Fi). Mereka berfungsi sebagai akses titik (access point) yang memungkinkan perangkat-perangkat nirkabel seperti laptop, smartphone, atau printer untuk terhubung ke jaringan secara nirkabel. Router ini juga dapat mengelola bandwidth, mengamankan jaringan Wi-Fi dengan enkripsi, dan mengatur koneksi nirkabel dengan pengaturan seperti SSID dan kata sandi.

Baca Juga: Macam-Macam Keamanan Jaringan untuk Website Anda

Apa itu Switch?

perbedaan router dan switch, 8 Perbedaan Router dan Switch yang Harus Dipahami, Advance Innovations

Berbeda dengan router, switch adalah perangkat untuk membangun jaringan LAN dalam suatu lokasi. Switch akan membagi transmisi data atau jaringan secara merata, sehingga penggunanya bisa mendapatkan prioritas dan hak yang sama dalam penggunaannya. Dengan adanya switch inilah, Anda bisa mengirimkan data lebih cepat.

Selain itu, switch menyediakan fasilitas untuk berbagi informasi dan sumber daya dengan menghubungkan perangkat jaringan yang berbeda, seperti komputer, printer, dan server dalam suatu jaringan bisnis yang kecil.

Baca Juga: 3 Fungsi dari Monitoring Jaringan bagi Bisnis Anda

Beberapa Fungsi Switch

Secara keseluruhan, fungsi utama dari switch adalah menghubungkan perangkat-perangkat di dalam jaringan lokal, mengarahkan lalu lintas data secara efisien, memisahkan jaringan, mengatur lalu lintas, dan memastikan komunikasi yang lancar dan aman antara perangkat dalam jaringan. Untuk lebih detail, berikut ini beberapa fungsi dari switch.

1. Penghubung Perangkat jaringan

Switch berperan sebagai penghubung yang menghubungkan beberapa perangkat, seperti komputer, printer, server, atau perangkat jaringan lainnya, dalam jaringan lokal. Dengan menggunakan switch, perangkat-perangkat ini dapat saling berkomunikasi dan bertukar data dalam jaringan.

2. Pemutusan Jaringan

Switch bekerja dengan menggunakan mekanisme yang disebut “MAC Address Learning” untuk memahami alamat fisik (Media Access Control/MAC Address) setiap perangkat di jaringan. Ketika perangkat terhubung ke switch, ia akan mempelajari alamat MAC perangkat tersebut dan menyimpannya dalam tabel alamat MAC (MAC Address Table). Dengan informasi ini, switch dapat mengirim data hanya ke perangkat yang dituju, menghindari pengiriman data ke perangkat yang tidak relevan di jaringan.

3. Pengiriman Paket Data

Ketika meneruskan paket data ke switch, ia akan menganalisis alamat MAC tujuan pada paket tersebut. Berdasarkan informasi tabel alamat MAC yang telah dipelajari sebelumnya, switch akan mengarahkan paket data tersebut ke port yang tepat di mana perangkat tujuan terhubung. Hal ini memungkinkan komunikasi langsung antara perangkat pengirim dan perangkat penerima tanpa mengganggu perangkat lain di jaringan.

4. Pemisahan Jaringan (VLAN)

Switch juga dapat memisahkan jaringan menjadi beberapa segmen logis yang disebut Virtual LANs (VLANs). Dengan menggunakan VLAN, switch memungkinkan perangkat-perangkat di dalam jaringan untuk dikategorikan dan dikelompokkan berdasarkan kebutuhan atau departemen tertentu. Pemisahan ini membantu mengatur lalu lintas data dan meningkatkan keamanan jaringan dengan membatasi akses antar-VLAN.

5. Pengaturan Lalu Lintas

Switch juga dapat mengatur lalu lintas data dalam jaringan dengan menggunakan fitur Quality of Service (QoS). Dengan mengatur prioritas dan alokasi bandwidth, switch memungkinkan prioritas tertentu untuk diberikan pada aplikasi atau layanan yang membutuhkan kecepatan dan ketersediaan jaringan yang tinggi. Ini memastikan pengalaman pengguna yang lebih baik dan pengelolaan yang lebih efisien dalam jaringan.

Baca Juga: Apa itu Server dan Infrastruktur Network?

8 Perbedaan Router dan Switch dari Berbagai Faktor

perbedaan router dan switch, 8 Perbedaan Router dan Switch yang Harus Dipahami, Advance Innovations

Bisa dipahami bahwa switch dan router adalah dua hardware dengan fungsi yang berbeda. Tidak hanya cakupan luasnya, berikut ini berbagai perbedaan router dan switch ditinjau dari berbagai faktoryaitu:

mengenal perbedaan router dan switch dalam jaringan komputer

1. Fitur

Adapun perbedaan switch dan router dilihat dari fiturnya yaitu switch hanya bekerja untuk membagi jalur jaringan.

Hal ini berbeda dengan router yang memiliki fitur blocking. Melalui fitur tersebut, router dapat menentukan rute-rute secara spesifik yang dilalui oleh sebuah paket data dan juga informasi untuk dikirimkan pada sebuah jaringan.

2. Karakteristik

Secara karakteristik, switch bisa memeriksa data yang diterima kemudian mengirimkannya secara tepat sehingga menghemat penggunaan bandwidth.

Sedangkan router memiliki karakteristik berupa adaptor dan spesifikasi yang berbeda, serta dilengkapi dengan indikator power, LAN, Wide Area Network (WAN), dan tombol reset switch.

Baca Juga: Apa Itu Bandwidth dan Bagaimana Cara Mengukurnya?

3. Bentuk

Bentuk switch dan router pun berbeda, dan itu bisa menjadi pembeda yang jelas dalam membandingkan keduanya. Router berukuran lebih besar, sehingga dibutuhkan perawatan yang lebih intens karena harus mengirimkan beberapa jaringan, termasuk LAN.

Switch adalah hardware dengan ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan router, karena hanya menghubungkan komputer dalam satu area pada jaringan internet.

4. Bandwidth

Bandwidth adalah parameter yang menunjukkan kecepatan maksimum transfer data dalam satu periode, dilambangkan dengan satuan bps. Besar kecilnya bandwidth bisa menjadi salah satu faktor perbedaan router dan switch yang mudah dikenali.

Router menggunakan bandwidth secara efektif karena jaringan internetnya tidak menjangkau semua penggunanya. Sedangkan switch memerlukan bandwidth dengan ukuran 10/100 Mbps agar jaringannya tersebar secara merata ke semua computer client-nya.

Baca Juga: Perbedaan Cloud Hosting dan Web Hosting dari Berbagai Faktor

5. Jangkauan Area

Perbedaan antara router dan switch selanjutnya yaitu pada jangkauannya. Switch hanya mampu menjangkau area jaringan lokal yang lebih kecil, sesuai dengan fungsinya, yaitu membangun jaringan LAN. Misalnya, switch bisa menjangkau jaringan lokal dalam sebuah ruangan, seperti kantor atau rumah.

Sedangkan router memiliki cakupan wilayah yang lebih luas, seperti MAN (Metropolitan Area Network)dan WAN (Wide Access Network).

6. Topologi Jaringan

Topologi jaringan adalah konsep yang digunakan oleh dua atau lebih komputer agar terhubung dengan jaringan yang sudah ada. Switch menggunakan topologi jaringan star atau bintang, karena hardware ini membagi jaringannya dalam beberapa line sehingga informasinya bisa sampai ke beberapa computer client.

Sedangkan router menggunakan topologi jaringan pohon atau tree agar fungsinya berjalan dengan lebih baik.

7. Kecepatan Pengiriman Data

Fungsi primer dari router adalah mengarahkan lalu lintas data antara jaringan. Karena router harus mengecek dan menentukan rute terbaik untuk setiap paket data, kinerjanya dalam mengirimkan data mungkin lebih lambat jika dibandingkan dengan switch.

Di sisi lain, switch adalah perangkat yang menghubungkan banyak perangkat dalam jaringan lokal yang sama, dan ini biasanya dilakukan dengan kecepatan yang sangat tinggi. Switch beroperasi di tingkat data link dalam model OSI sehingga dapat mengirim data langsung ke perangkat yang dituju dalam jaringan lokal tanpa perlu memeriksa alamat IP seperti yang dilakukan oleh router.

Baca Juga: Keunggulan Jaringan Komputer dengan Konsep Client Server

8. Fungsi

Terakhir, ada pula perbedaan router dan switch dalam hal fungsinya, meskipun sama-sama bertugas untuk mengirimkan jaringan. Secara umum, fungsi switch adalah mencegah data yang bersifat statis, memperoleh MAC Address dari perangkat yang terhubung, dan melanjutkan frame ke port tujuan.

Sedangkan router memiliki fungsi menghubungkan beberapa jaringan lokal (LAN) dengan jaringan yang lebih luas lagi. Ada pula fungsi lainnya, yaitu menghubungkan LAN dengan koneksi DSL dan membagi IP address secara statis.

9. Alamat MAC

Terdapat perbedaan yang signifikan antara router dan switch dalam hal alamat yang digunakan untuk mengirim dan menerima data di dalam jaringan. Router beroperasi pada lapisan jaringan Internet (Layer 3) dengan memanfaatkan alamat IP untuk mengatur pengiriman dan penerimaan paket data, sementara switch beroperasi pada lapisan jaringan (Layer 2) dengan menggunakan alamat MAC (Media Access Control) untuk mengirim dan menerima data di dalam jaringan lokal.

Tips Memilih Router dan Switch Sesuai Kebutuhan

perbedaan router dan switch, 8 Perbedaan Router dan Switch yang Harus Dipahami, Advance Innovations

Berikut adalah beberapa panduan untuk memilih router dan switch yang sesuai dengan kebutuhan Anda:

1. Identifikasi Kebutuhan Jaringan

Sebelum menentukan pilihan pada router dan switch, penting untuk mengenali kebutuhan jaringan Anda terlebih dahulu. Ini meliputi jumlah perangkat yang akan terhubung, kecepatan koneksi yang diinginkan, serta jenis aplikasi yang akan digunakan.

2. Pilih Router dan Switch Sesuai dengan Kecepatan Koneksi Internet

Pastikan Anda memilih router dan switch yang sesuai dengan kecepatan koneksi internet Anda. Apabila memiliki akses internet yang cepat, pastikan untuk memilih perangkat yang mampu menangani kecepatan tersebut.

3. Pertimbangkan Jumlah Port yang Digunakan 

Pilihlah router dan switch yang memiliki jumlah port yang sesuai dengan kebutuhan jaringan Anda. Jangan lupa untuk mempertimbangkan apakah Anda memerlukan jenis port yang khusus, seperti port WAN atau port PoE (Power over Ethernet).

4. Perhatikan Keamanan Jaringan

Pilihlah perangkat yang memiliki kualitas yang baik namun tetap sesuai dengan budget yang Anda miliki.

Router dan switch merupakan dua perangkat jaringan yang memiliki perbedaan mendasar dalam hal fungsi dan cakupan jaringannya. Router bertugas untuk mengarahkan dan mengontrol lalu lintas data antara jaringan yang berbeda dengan kecepatan yang mungkin lebih lambat daripada switch.

Di sisi lain, switch berperan sebagai penghubung dalam jaringan lokal dengan kecepatan tinggi, memungkinkan perangkat dalam jaringan untuk berkomunikasi dengan efisien. Dengan memahami perbedaan dan fungsi masing-masing perangkat, serta dengan memperhatikan kebutuhan jaringan Anda, Anda dapat memilih router dan switch yang sesuai dengan penggunaannya.

Kedelapan perbedaan router dan switch di atas harus menjadi bahan pertimbangan dalam penggunaannya. Manajemen penggunaan kedua hardware tersebut bisa menggunakan software monitor network SUPRBOARD dari AdIns yang bersifat multifungsi dalam menangani masalah jaringan di kantor Anda. Hubungi tim kami dan ajukan demo untuk merasakan keuntungannya.

perbedaan router dan switch, 8 Perbedaan Router dan Switch yang Harus Dipahami, Advance Innovations

Kedelapan perbedaan router dan switch di atas harus menjadi bahan pertimbangan dalam penggunaannya. Manajemen penggunaan kedua hardware tersebut bisa menggunakan software monitor network SUPRBOARD dari AdIns yang bersifat multifungsi dalam menangani masalah jaringan di kantor Anda. Hubungi tim kami dan ajukan demo untuk merasakan keuntungannya.

Author :

Ad-Ins

Published date :

29 April 2022