Tugas Network Administrator beserta Skill yang Dibutuhkan

Tugas Network Administrator beserta Skill yang Dibutuhkan

Kita tidak bisa memungkiri fakta bahwa peran network administrator makin dibutuhkan di perusahaan. Baik perusahaan yang menyediakan komputer di tempat kerjanya maupun menerapkan kebijakan Bring Your Own Device (BYOD), semuanya membutuhkan network administrator. Tugas network administrator tidak bisa diabaikan, yaitu memastikan kelancaran dan keamanan jaringan di lingkungan perusahaan Anda.

Ketika merekrut network administrator, tentu saja Anda harus mengenali dahulu tugas dan tanggung jawab yang harus mereka lakukan. Anda juga perlu memahami skill yang dibutuhkan seorang network administrator agar mereka bisa bekerja dengan baik. Lantas, apa saja pekerjaan network administrator dan skill yang dibutuhkan dalam pekerjaannya? Yuk, simak artikel ini sampai selesai!

Mengenal Network Administrator

Network administrator bukan sekadar teknisi IT biasa. Mereka memainkan peran krusial dalam mengelola dan menjaga kesehatan jaringan perusahaan. Network administrator bertanggung jawab atas pengelolaan, pemeliharaan, dan pengoptimalan jaringan komputer perusahaan Anda. Mereka menjadi garda terdepan dalam memastikan agar jaringan IT beroperasi dengan baik, memberikan dukungan teknis, serta menjaga keamanan data perusahaan.

Ada pun tugas network administrator tidak terbatas pada memastikan agar koneksi internet berjalan lancar. Mereka juga bertanggung jawab dalam memastikan supaya segala aspek teknis jaringan, mulai dari infrastruktur nirkabel hingga keamanan server berjalan sebagaimana mestinya.

7 Tugas Network Administrator

Jadi, apa saja pekerjaan yang dilakukan oleh network administrator? Lihat penjelasannya di bawah ini!

1. Mengawasi Teknis Wide Area Network

Tugas pertama seorang network administrator adalah mengawasi teknis Wide Area Network (WAN) dengan cermat. Mereka memastikan agar koneksi antar lokasi atau cabang perusahaan berjalan dengan efisien. Pemantauan ini melibatkan identifikasi potensi bottleneck, pemecahan masalah koneksi, dan peningkatan performa jaringan.

2. Memelihara Dokumentasi Konfigurasi Jaringan

Pentingnya dokumentasi dalam dunia teknologi tidak dapat diabaikan dan network administrator memiliki peran kunci dalam memelihara dokumentasi konfigurasi jaringan. Dengan menyusun dan merawat dokumen ini, network administrator memastikan supaya seluruh karyawan dapat memahami struktur dan konfigurasi jaringan. Dokumentasi yang baik juga mempercepat proses identifikasi dan perbaikan masalah.

3. Mengelola Infrastruktur Nirkabel dan Jaringan Pendukung

Teknologi yang berkembang pesat membuat kehadiran jaringan nirkabel dan infrastruktur pendukung makin dibutuhkan. Network administrator bertanggung jawab untuk mengelola infrastruktur ini agar dapat mendukung koneksi jaringan yang handal. Pemeliharaan perangkat nirkabel, kebijakan keamanan, dan optimalisasi kinerja menjadi bagian integral dari pekerjaan network administrator.

4. Memberikan Rekomendasi Upgrade Jaringan dan Peralatan Baru

Network administrator tidak hanya mengelola jaringan yang ada tetapi juga memberikan rekomendasi untuk upgrade jaringan dan peralatan baru. Melalui evaluasi kinerja yang cermat, mereka dapat mengidentifikasi kebutuhan akan perangkat keras atau perangkat lunak baru yang dapat meningkatkan efisiensi dan keamanan jaringan perusahaan Anda.

Baca juga: Cara Menjaga Keamanan Jaringan Komputer di Perusahaan Anda

5. Melatih Karyawan Lain Terkait Sistem Baru

Pengenalan sistem baru seringkali memerlukan adaptasi dari seluruh tim. Sebagai pendukung utama teknologi di perusahaan, network administrator berperan dalam melatih karyawan terkait penggunaan sistem baru. Mereka menjadi fasilitator pelatihan untuk memastikan bahwa seluruh tim dapat memaksimalkan potensi sistem baru dengan lancar.

6. Menganalisis dan Memantau Keamanan Server

Keamanan server merupakan aspek krusial dalam lingkungan teknologi informasi. Network administrator menganalisis dan memantau keamanan server secara proaktif dengan memastikan agar sistem keamanan berjalan optimal, mengidentifikasi potensi ancaman, dan mengambil tindakan preventif untuk melindungi data perusahaan.

7. Menyediakan Hardware dan OS untuk Menunjang Sistem Perusahaan

Setiap perusahaan mempunyai kebutuhan hardware dan OS yang berbeda. Network administrator bertanggung jawab atas penyediaan hardware dan sistem operasi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dengan pemahaman mendalam tentang kebutuhan sistem, mereka dapat menyediakan perangkat keras dan OS yang sesuai untuk mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.

5 Skill yang Dibutuhkan oleh Seorang Network Administrator

Network administrator juga harus memiliki beberapa skill yang dibutuhkan agar bisa menjalankan pekerjaannya dengan baik. Berikut adalah 5 skill yang dibutuhkan oleh network administrator:

1. Technical IT yang Dibuktikan dengan Sertifikasi

Keterampilan teknis merupakan fondasi utama bagi network administrator. Dibuktikan dengan sertifikasi resmi, seperti Cisco Certified Network Associate (CCNA) atau CompTIA Network+, mereka harus menunjukkan pemahaman mendalam tentang konsep jaringan, protokol, dan teknologi terkini. Keahlian teknis ini membuat mereka tetap efektif dalam mengelola dan memecahkan masalah yang timbul dalam jaringan.

2. Critical Thinking

Berpikir kritis adalah keterampilan yang sangat diperlukan dalam bidang teknologi informasi. Network administrator harus mampu menganalisis situasi, mengidentifikasi potensi masalah, dan merumuskan solusi yang efektif. Dengan kemampuan berpikir kritis, mereka dapat mengatasi tantangan kompleks yang muncul dalam pengelolaan jaringan dengan cepat dan tepat.

3. Problem Solving

Kemampuan untuk memecahkan masalah adalah keterampilan krusial bagi network administrator. Dalam menghadapi berbagai kendala teknis, mereka harus memiliki kemampuan untuk mengevaluasi, mengisolasi, dan memecahkan masalah dengan cepat. Hal ini melibatkan analisis terhadap sumber masalah dan implementasi solusi yang efisien untuk memastikan kinerja jaringan tetap optimal.

4. Komunikasi

Komunikasi yang efektif adalah unsur penting bagi network administrator. Mereka harus bisa berkomunikasi dengan jelas dan efisien dengan anggota tim, manajemen, dan bahkan end-user. Kemampuan untuk menjelaskan konsep teknis secara sederhana dapat mempermudah kolaborasi dan pemahaman dari setiap karyawan di perusahaan Anda.

5. Reading Comprehension

Seorang network administrator sering dihadapkan pada dokumentasi, petunjuk, dan pembaruan teknis. Dengan keterampilan membaca dan memahami informasi dengan baik, mereka dapat mengikuti perkembangan teknologi, mengimplementasikan perubahan yang diperlukan, dan terus meningkatkan kemampuan mereka sesuai dengan perkembangan industri.

Itulah tugas network administrator dan skill yang dibutuhkan supaya mereka bisa berhasil dalam pekerjaan ini. Network administrator merupakan salah satu peran penting di perusahaan Anda karena mereka memastikan supaya kinerja jaringan komputer tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Sayangnya, permasalahan jaringan komputer kerap terjadi di luar jam kerja. Tidak hanya itu, beberapa masalah yang muncul juga terlihat redundan sehingga sering menambah daftar tugas network administrator. Solusinya, Anda bisa menggunakan layanan SUPRBOARD dari AdIns. SUPRBOARD bisa mendeteksi adanya masalah dalam infrastruktur jaringan komputer, memantau kondisi server selama 24 jam, bahkan mengelola jaringan komputer dengan cepat dan tangkas. Hubungi kami melalui WhatsApp untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan mencoba versi demo layanan unggulan dari AdIns!

tugas network administrator, Tugas Network Administrator beserta Skill yang Dibutuhkan, Advance Innovations

Author :

Ad-Ins

Published date :

04 Januari 2024