Verifikasi Data Pelanggan: Pengertian, Tujuan, dan Contoh Penerapannya

Verifikasi Data Pelanggan: Pengertian, Tujuan, dan Contoh Penerapannya

Ketika melakukan transaksi, pelanggan pasti sering diminta untuk melakukan verifikasi data terlebih dahulu. Hal ini berfungsi untuk melindungi transaksi yang dilakukan dan mencegah berbagai macam hal yang tidak diinginkan terjadi. Selain itu, verifikasi data juga berguna bagi bisnis untuk melindungi pelanggannya dari risiko kejahatan yang dapat terjadi.

Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari mengenai verifikasi data secara lebih mendalam, mulai dari pengertiannya hingga tujuan melakukannya. Selain itu, Anda juga akan mendapatkan beberapa contoh penerapan verifikasi data dalam dunia bisnis. Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Pengertian Verifikasi Data

Verifikasi data adalah proses untuk memastikan bahwa data yang ada sudah benar dan akurat. Ini bisa dilakukan dengan cara mengecek dan mengonfirmasi keabsahan data tersebut dari sumber yang tepercaya, seperti sistem pencatatan sipil dari pemerintah atau sistem internal perusahaan. Verifikasi data sangat penting karena data yang tidak akurat dapat mengarah pada kesimpulan yang salah atau keputusan yang tidak tepat.

Di dalam dunia bisnis, verifikasi data merupakan bagian dari proses pengelolaan data yang baik. Penanganan data yang baik adalah hal yang sangat penting bagi perusahaan karena data yang tidak terverifikasi dengan benar dapat menyebabkan kerugian, baik secara finansial maupun sosial. Keputusan bisnis yang diambil dari data yang tidak akurat akan berisiko kerugian, atau bahkan bisa membuat perusahaan sampai bangkrut.

Verifikasi data bisa dilakukan dengan beberapa cara, seperti mengecek kembali data tersebut dengan sumber yang tepercaya atau dengan mencocokkan data dengan sumber lain yang telah terverifikasi sebelumnya. Verifikasi data juga bisa dilakukan dengan menggunakan teknik validasi, yaitu proses memastikan bahwa data tersebut sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Baca juga: Identitas Digital: Pengertian dan Kegunaannya dalam Bisnis

Verifikasi data di dunia bisnis juga penting untuk memastikan bahwa perusahaan memiliki data yang akurat dan terbaru. Data yang sudah lama atau tidak akurat bisa menyebabkan keputusan bisnis yang salah atau tidak efektif. Sebagai contoh, jika perusahaan menggunakan data yang sudah lama untuk mengambil keputusan tentang pemasaran, maka keputusan tersebut bisa saja tidak sesuai dengan kondisi pasar yang sebenarnya.

Selain itu, verifikasi data juga penting dalam dunia ilmu pengetahuan. Penelitian yang dilakukan harus didasarkan pada data yang akurat agar hasilnya dapat dipercaya. Jika data yang digunakan tidak akurat atau tidak terverifikasi dengan benar, maka hasil penelitian tersebut tidak bisa dipercaya dan tidak berguna bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

Secara keseluruhan, verifikasi data merupakan proses yang penting untuk memastikan bahwa data yang digunakan sudah benar dan akurat, terutama dalam dunia bisnis. Verifikasi data bisa dilakukan dengan berbagai cara dan merupakan bagian dari proses pengelolaan data yang baik. Selain itu, verifikasi data juga penting dalam dunia ilmu pengetahuan untuk memastikan bahwa hasil penelitian dapat dipercaya.

Tujuan Verifikasi Data Pelanggan

Verifikasi Data, Verifikasi Data Pelanggan: Pengertian, Tujuan, dan Contoh Penerapannya, Advance Innovations

Ada banyak sekali tujuan verifikasi data di dalam sebuah bisnis, baik itu untuk kepentingan pelanggan maupun perusahaan. Berikut ini adalah beberapa tujuan verifikasi data pelanggan.

1. Memberikan Perlindungan Lebih Terhadap Pelanggan

Verifikasi data pelanggan wajib dilakukan oleh semua bisnis untuk memberikan perlindungan terhadap penggunanya. Verifikasi data bertujuan untuk memastikan bahwa data yang ada sudah benar dan akurat, sehingga bisa digunakan untuk keperluan yang sesuai. Jika data yang ada tidak terverifikasi dengan benar, maka ada kemungkinan data tersebut bisa disalahgunakan atau dijadikan alat untuk merugikan pengguna.

Sebagai contoh, dalam konteks keamanan online, verifikasi data bisa digunakan untuk memastikan bahwa data yang digunakan untuk login ke akun pengguna sudah benar dan hanya dimiliki oleh pengguna tersebut. Jika data login yang ada tidak terverifikasi dengan benar, maka ada kemungkinan akun pengguna bisa disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Verifikasi data bisa membantu memberikan perlindungan terhadap pengguna dengan menghindari kemungkinan penyalahgunaan data tersebut.

Baca juga: Manfaat Mengelola Profil Pelanggan dengan Baik

2. Menghentikan Percobaan Pembobolan Akun

Verifikasi data adalah proses yang dilakukan dengan cepat dan akurat untuk memastikan bahwa pengguna yang mencoba mengakses akun, transaksi, atau proses keuangan lain adalah benar-benar pengguna yang berhak atas akun tersebut. Ini dilakukan dengan bantuan sistem teknologi dan informasi yang sudah terintegrasi.

Apabila sampai terdeteksi adanya ketidakcocokan yang mengenai data yang dimasukkan, sistem dapat menganggapnya sebagai upaya fraud atau pembobolan akun oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Sistem keamanan tersebut kemudian tidak akan memberikan akses masuk, sehingga akun pengguna akan tetap aman.

3. Verifikasi Data yang Dimasukkan Pengguna

Verifikasi data yang dimasukkan pengguna dengan data yang sudah ada dalam database merupakan tujuan utama dari proses verifikasi. Langkah ini dapat berlangsung cepat jika menggunakan bantuan sistem yang benar.

Dalam hal ini, pemindaian akan dilakukan pada bentuk wajah pengguna beserta foto di kartu identitas mereka. Gambar-gambar ini nantinya akan dibandingkan dengan data yang ada untuk menentukan keabsahannya. Selain itu, detail lain seperti nama dan nomor identitas juga melewati proses serupa untuk memastikan keabsahan pengguna yang mengajukan akses.

Contoh Penerapan Verifikasi Data

Verifikasi data dapat diterapkan dalam berbagai industri untuk memastikan bahwa data yang diterima, diproses, dan disimpan adalah akurat dan dapat dipercaya. Berikut ini adalah beberapa contoh penerapan verifikasi data dalam berbagai industri.

1. Bisnis

Verifikasi data dapat diterapkan di berbagai bidang bisnis untuk memastikan bahwa seluruh data yang digunakan adalah benar dan akurat. Berikut ini adalah beberapa contoh penerapan verifikasi data di berbagai bidang dalam bisnis.

  • Inventaris: Verifikasi data dapat digunakan untuk memastikan bahwa barang yang terdaftar dalam sistem inventori adalah benar dan akurat. Ini berguna untuk menghindari kesalahan pembelian dan pengiriman kepada pelanggan.
  • Keuangan: Verifikasi data sangat penting dalam bidang keuangan, terutama dalam mengelola transaksi keuangan dan memastikan bahwa saldo rekening adalah sudah benar.
  • Manufaktur: Verifikasi data dapat digunakan dalam proses manufaktur untuk memastikan bahwa bahan baku yang digunakan sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan. Selain itu, verifikasi data juga berguna untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan sudah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
  • Pemasaran: Verifikasi data dapat sangat berguna dalam bidang pemasaran untuk memastikan bahwa informasi yang digunakan dalam kegiatan pemasaran adalah akurat dan dapat dipercaya.
  • Logistik: Verifikasi data dapat digunakan untuk memastikan bahwa barang yang dikirim ke pelanggan adalah benar dan sesuai dengan pesanan yang dibuat oleh pelanggan.
  • Transaksi: Pada sistem transaksi online, verifikasi data seperti dari foto selfie diperlukan untuk memastikan bahwa konsumen yang berbelanja adalah benar dan sesuai.

Baca juga: Inilah Manfaat Teknologi Verifikasi Identitas KTP untuk Bisnis

2. Kesehatan

Verifikasi data sangat penting dalam bidang kesehatan untuk memastikan bahwa pasien menerima perawatan yang tepat dan untuk mengelola rekam medis yang akurat. Berikut adalah beberapa contoh penerapan verifikasi data dalam bidang kesehatan.

  • Verifikasi data pasien: Data pasien yang disimpan di dalam sistem harus diverifikasi dengan benar dan akurat. Ini berguna untuk mengelola rekam medis yang akurat dan untuk memberikan perawatan yang tepat kepada pasien.
  • Verifikasi data obat: Verifikasi data dapat digunakan untuk memastikan bahwa data obat yang disimpan dalam sistem adalah benar dan dapat dipercaya. Ini berguna untuk menghindari kesalahan pemakaian obat yang dapat berakibat fatal bagi pasien.
  • Verifikasi data prosedur medis: Pasien tidak dapat diberikan prosedur medis secara asal dan harus berdasarkan data yang sudah terverifikasi. Ini berguna untuk menghindari kesalahan prosedur medis yang dapat berakibat fatal bagi pasien.
  • Verifikasi data pembayaran: Verifikasi data sangat penting untuk memastikan bahwa pembayaran yang dilakukan sudah sesuai. Ini berguna untuk menghindari kesalahan dalam pembayaran biaya perawatan dan untuk mengelola keuangan rumah sakit dengan baik.

Apabila Anda ingin melakukan verifikasi data, terutama untuk sistem transaksi online, yuk gunakan Liveness Detection dari AdIns. Sekarang, melakukan verifikasi data sudah jauh lebih mudah. Cukup dengan mengambill selfie dan sistem kami akan mendeteksi apakah calon konsumen Anda menggunakan wajah diri sendiri atau foto/topeng dengan seketika!

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan EKYC dari AdIns untuk mengumpulkan dan mengolah data yang terkait pelanggan dengan mudah dan akurat. Tertarik untuk menggunakannya? Silakan hubungi kami sekarang juga untuk informasi lebih lanjut terkait layanan yang ditawarkan oleh AdIns untuk memenuhi kebutuhan bisnis Anda!

Verifikasi Data, Verifikasi Data Pelanggan: Pengertian, Tujuan, dan Contoh Penerapannya, Advance Innovations

Author :

Ad Ins

Published date :

17 Januari 2023