Survey Analisa Kredit

Survey Analisa Kredit

Survey Analisa Kredit – Salah satu pekerjaan penting dari seorang surveyor adalah melakukan survey terhadap calon nasabah. Di mana tujuannya adalah, untuk mengetahui apakah calon nasabah tersebut masuk ke dalam standar perusahaan, serta memiliki kemampuan serta kemauan untuk melakukan pembayaran atas pinjaman yang diajukan 

Proses survey ini biasanya akan berlangsung cukup panjang dan dibutuhkan ketelitian serta keuletan dari surveyornya sendiri. Yang diharapkan adalah, mampu mendapatkan nasabah yang tepat dan tidak mengalami masalah pembayaran, seperti kredit macet misalnya. Yang lebih buruk, jika surveyor kerap menemukan nasabah serupa, bisa berujung pada karirnya sendiri bahkan perusahaan akan memintanya untuk stop selling.

Tugas Surveyor 

Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam proses survey analisa kredit, seorang surveyor maka harus melakukan beberapa hal, seperti mengumpulkan dokumen-dokumen survey, berupa foto tempat usaha atau kerja, foto tempat tinggal, foto kondisi lingkungan, foto dokumen-dokumen calon nasabah, foto calon nasabah, hingga foto unit yang dibiayai nasabah 

Berikutnya setelah dokumen terkumpulkan, surveyor akan melakukan beberapa tahapan lagi, termasuk memandu nasabah untuk melengkapi data dengan mengisi form aplikasi pembiayaan yang dikeluarkan oleh perusahaan. Aplikasi akan disertai dengan blanko kontrak serta kwitansi yang akan ditanda tangani oleh nasabah. Setelah itu, pada form lain, surveyor akan melaporkan hasil surveynya disertai dengan denah lokasi tempat tinggal calon nasabahnya.

Pengecekan Kendaraan

Pengecekan berikutnya yang harus dilakukan untuk melengkapi proses survey analisis kredit adalah pemeriksaan fisik serta melakukan penilaian pada kendaraan. Semua data akan dituangkan pada form appraisal.

Kelengkapan serta keabsahan dokumen kendaraan seperti STNK maupun BPKB juga akan disertakan dan dilengkapi dengan foto kendaraan dari semua sisi, termasuk foto nomor polisi kendaraan.

Interview  

Proses survey analisa kredit juga mencakup wawancara yang dilakukan surveyor dan calon nasabah. Wawancaranya sendiri berupa diskusi personal untuk mendapatkan gambaran mengenai calon nasabahnya, disertai kemungkinan-kemungkinan lancar atau tidaknya pembayaran yang kelak akan dilakukan, dari omzet usaha, kondisi lokasi usaha, dan lain sebagainya 

Dari semua data yang didapat surveyor, maka bisa didapat analisa obyek pembiayaan yang akan dilalukan nasabah. Sebagai surveyor harus bisa memastikan bahwa obyek pembiayaan memang dipergunakan oleh nasabah tersebut atau bukan milik orang lain.

Dari hasil wawancara pun, surveyor bisa melalukan analisa atas karakter dari calon nasabah, yang pastinya akan memberikan pengaruh terhadap keputusan analisis kredit.

Analisa 5C dan 5P

Survey yang bisa melali aplikasi surveyor ini mencakupi analisa 5C dan 5P. Ini pulalah yang menyebabkan apakah calon nasabah bisa mendapatkan kredit yang diajukan atau tidak. Dari analisa ini pula akan didapat hasil apakah nasabah akan mengalami kredit macet atau tidak. Dan 5C tersebut adalah:

  • Character (Watak)
  • Capacity (Kemampuan)
  • Capital (Modal)
  • Condition (Kondisi)
  • Collateral (Jaminan)

Sementara 5P mencakupi:

  • Personality atau Kepribadian
  • Purpose atau Tujuan
  • Prospect atau Potensi
  • Payment Atau Pembayaran
  • Party atau Golongan

Dari semua informasi terkait 5C dan 5P tersebut, baru bisa diambil kesimpulan dan perusahaan menyetujui pendanaan yang diinginkan nasabah tersebut. Termasuk di dalamnya menentukan nilai kredit yang diberikan, apakah akan sama nilainya atau justru lebih rendah. Dan kondisi ideal dari calon nasabah yang banyak disetujui tentu saja yang memiliki modal atau aset yang cukup banyak. Begitu juga kemungkinan dari hal terburuk, di mana gagal kredit bisa dihindari.

Aplikasi Surveyor

Proses pengumpulan data yang akan dilakukan oleh surveyor ini biasanya memang dilakukan secara manual. Di mana berkas akan dikumpulkan kemudian disimpan di dalam sebuah map.

Namun di era digital ini, seorang surveyor pun bisa menggunakan aplikasi mobile untuk mendukung pekerjaannya. Sehingga setiap proses survey yang dilakukan menjadi lebih cepat, efisien dan tentu saja mudah. Karena setiap dana sudah bisa ter-capture di dalam aplikasi tanpa harus ditakutkan adanya kehilangan data.

Itu dia beberapa hal terkait survey analisa kredit yang dilakukan oleh seorang surveyor di perusahaan leasing, kredit, ataupun perusahaan sejenis yang memberikan kesempatan kredit terhadap nasabahnya. Proses ini sebaiknya memang dilakukan dengan ketelitian sehingga bisa terhindar dari berbavai macam kemungkinan yang bisa saja terjadi 

Author :

Ad-Ins

Published date :

01 Maret 2021