Beberapa dari Anda mungkin masih ada yang belum memahami pengertian komputer server. Komputer memang sangat dibutuhkan dalam menunjang kegiatan operasional terutama dalam sebuah perusahaan. Apalagi ditambah dengan adanya internet, kita dapat mengumpulkan banyak informasi dalam sekejap yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Table of Contents
ToggleLalu, apa hubungan komputer dan internet dengan komputer server? Seberapa penting komputer server dalam menunjang kegiatan bisnis di perusahaan? Dalam artikel ini, kami sudah mengemas beberapa informasi yang Anda butuhkan mengenai pengertian komputer server, jenis-jenisnya, hingga spesifikasi yang ideal untuk menunjang kegiatan operasional sebuah perusahaan atau organisasi.
Pengertian Komputer Server
Komputer mempunyai banyak jaringan di dalamnya yang terhubung dengan berbagai client dan dibutuhkan sebuah server yang dapat menangani lalu lintas data di dalam jaringan tersebut.
Oleh karena itu, komputer server merupakan sistem dalam komputer yang berguna untuk mengatur lalu lintas tersebut agar sebuah perangkat mampu membagi dan menjalankan tugasnya masing-masing secara fungsional.
Fungsi Komputer Server
Secara umum, komputer server berfungsi untuk menyediakan sumber daya dan layanan yang dibutuhkan oleh pengguna dalam jaringan. Berikut adalah beberapa fungsi dari komputer server:
1. Menyediakan Akses ke Sumber Daya dan Informasi
Fungsi pertama yaitu sebagai pusat penyimpanan data atau aplikasi dan memberikan akses ke sumber daya dan informasi tersebut kepada komputer-komputer lain yang terhubung dalam jaringan.
2. Menyediakan Layanan Berbagi File
Komputer server juga memiliki fungsi sebagai penyedia layanan berbagi file, sehingga memudahkan pengguna dalam mengakses dan berbagi dokumen atau data antar pengguna dalam jaringan.
Baca juga: Pengertian Dokumen Digital beserta Keuntungan, dan Contohnya
3. Menyediakan Layanan Pencetakan
Komputer Server dapat menjadi penyedia layanan pencetakan, sehingga memungkinkan pengguna dalam jaringan untuk mencetak dokumen dari komputer mereka langsung melalui server.
4. Menyediakan Layanan Email
Fungsi berikutnya dari komputer server yakni sebagai penyedia layanan email yang dapat diakses oleh pengguna dalam jaringan.
5. Menyediakan Layanan Web
Komputer server memiliki fungsi sebagai penyedia layanan web dengan menyimpan dan menyajikan konten web kepada pengguna yang terhubung dalam jaringan.
6. Menyediakan Layanan Basis Data
Server dapat berfungsi sebagai penyedia layanan basis data, sehingga memudahkan pengguna dalam mengakses dan memanipulasi data yang tersimpan dalam basis data tersebut.
7. Menyediakan Layanan Keamanan
Yang terakhir, komputer server dapat berfungsi sebagai pengontrol akses yang dapat membatasi akses pengguna dalam jaringan terhadap data atau aplikasi tertentu.
Jenis Server berdasarkan Bentuknya
Ada beberapa jenis server yang dimiliki oleh komputer server jika dilihat berdasarkan bentuknya. Apa sajakah itu? berikut penjelasannya.
1. Tower Server
Server pertama adalah tower server yakni server yang dirancang dalam bentuk menara dan biasanya dapat ditempatkan di lantai atau meja yang datar. Bentuknya pun mirip dengan CPU komputer. Tower server biasanya terdiri dari beberapa komponen seperti power supply, motherboard, processor, memory, dan storage, yang semuanya terdapat dalam satu casing tower.
2. Rack Server
Berikutnya adalah Rack server yaitu server yang dirancang untuk dipasang pada rak atau lemari yang tersedia di pusat data atau ruang server. Rack server biasanya dirancang untuk memudahkan instalasi dan perawatan, karena dapat dengan mudah diganti dan ditambahkan komponen-komponen hardware-nya. Ia memiliki kemampuan untuk mengelola suhu dan kelembaban di dalam rak atau lemari untuk menjaga kinerja dan keandalannya.
3. Blade Server
Blade server adalah server yang dirancang untuk memaksimalkan penggunaan ruang di pusat data atau ruang server. Server ini terdiri dari beberapa modul server yang dapat dipasang ke dalam chassis atau sasis. Dalam satu sasis bisa dipasang beberapa modul blade server yang saling terhubung. Keunggulannya, blade server biasanya lebih efisien dalam penggunaan daya listrik dan dapat diakses secara remote.
Itulah beberapa jenis server berdasarkan bentuknya. Pemilihan jenis server yang tepat harus disesuaikan dengan kebutuhan dan lingkungan penggunaannya.
Cara Kerja Server
Server berperan penting dalam berbagai aktivitas online, mulai dari hosting website hingga penyimpanan data. Berikut adalah penjelasan cara kerja server dalam beberapa poin panjang:
1. Penerimaan dan Pemrosesan Permintaan
Server bekerja dengan menerima permintaan dari komputer client yang bisa berupa pengguna komputer atau perangkat lain yang terhubung dalam jaringan. Ketika sebuah permintaan dikirim, server akan memproses permintaan tersebut dengan mengidentifikasi jenis permintaan yang diajukan.
Permintaan ini bisa berupa permintaan data, akses ke aplikasi, atau eksekusi perintah tertentu. Server kemudian akan merespon permintaan tersebut dengan data atau layanan yang diminta.
2. Manajemen Koneksi
Server harus mampu mengelola banyak koneksi secara simultan. Untuk itu, server dilengkapi dengan perangkat lunak yang memungkinkan manajemen koneksi yang efisien.
Proses ini melibatkan penggunaan protokol jaringan seperti HTTP, FTP, dan TCP/IP untuk memastikan bahwa setiap permintaan dari klien diterima dan diproses dengan benar. Manajemen koneksi juga mencakup pemantauan kinerja jaringan, identifikasi masalah, dan penanganan kesalahan yang mungkin terjadi selama komunikasi antara server dan klien.
3. Penyimpanan dan Pengambilan Data
Data disimpan di dalam server dalam bentuk database atau menyimpan file sistem yang terorganisir. Ketika klien mengirimkan permintaan untuk data tertentu, server akan mencari data tersebut dalam sistem penyimpanan, mengambilnya, dan mengirimkan kembali ke klien.
Proses ini memerlukan manajemen data yang baik agar data dapat diakses dengan cepat dan akurat. Server juga harus memastikan keamanan data dengan mengimplementasikan langkah-langkah keamanan seperti enkripsi dan kontrol akses.
4. Menyediakan Layanan Aplikasi
Server tidak hanya menyimpan file, tetapi juga menyediakan berbagai layanan aplikasi. Ini bisa termasuk layanan email, layanan web, atau layanan aplikasi bisnis. Server menjalankan software aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk mengakses dan menggunakan aplikasi tersebut melalui jaringan.
Proses ini memerlukan pengelolaan sumber daya yang efektif, termasuk CPU, memori, dan bandwidth jaringan, untuk memastikan bahwa aplikasi dapat berjalan dengan lancar dan responsif terhadap permintaan pengguna.
5. Keamanan dan Pemeliharaan
Keamanan adalah aspek penting dari operasi server. Server harus dilindungi dari ancaman seperti serangan siber, virus, dan malware. Ini melibatkan penggunaan firewall, perangkat lunak antivirus, dan sistem deteksi intrusi.
Selain itu, server harus diperbarui secara rutin untuk menutup celah keamanan dan memperbaiki bug. Pemeliharaan server juga mencakup pemantauan kinerja, pencadangan data, dan perawatan perangkat keras untuk memastikan server tetap berfungsi dengan baik dan dapat diandalkan.
Apa Perbedaan Komputer Server dan Komputer Client?

Perlu Anda ketahui, bahwa dalam suatu server terdapat 2 macam perangkat agar segala aktivitas dapat berjalan. Perangkat tersebut adalah komputer server dan client. Berikut ini beberapa perbedaan utamanya:
1. Segi Kegunaanya
Kalau komputer server berguna untuk mengatur hak akses dan lalu lintas di dalam jaringan, maka komputer client hanya digunakan sebagai perangkat komputer biasa. Jadi, komputer client yang meminta data dan komputer server yang menjawab dan menyediakan data.
2. Perangkat Keras yang Digunakan
Karena fungsi yang berbeda, maka perangkat keras (hardware) yang digunakan juga akan berbeda. Pada umumnya, komputer server akan menggunakan hardware yang memiliki spesifikasi lebih tinggi dibandingkan komputer client.
Oleh karena spesifikasi yang tinggi, maka harga hardware hardware yang digunakan di komputer server juga jauh lebih mahal dibanding komputer klien.
3. Perangkat Lunak yang Digunakan
Serupa dengan hardware, perangkat lunak (software) yang digunakan juga berbeda. Untuk komputer client akan menggunakan software dan sistem operasi yang biasa orang awam gunakan seperti Windows 11. Sedangkan komputer server menggunakan sistem operasi khusus server seperti Windows Server, CentOS, Unix dan Ubuntu.
4. Segi Penanganan
Perbedaan yang terakhir adalah dari segi penanganannya. Kalau komputer client tidak membutuhkan ruangan khusus karena tidak perlu aktif full 24 jam, maka komputer server harus ditempatkan di ruangan yang sejuk dan memiliki sumber daya listrik cadangan supaya komputer server tetap aktif pada saat daya listrik utama terputus.
Jenis-jenis Komputer Server
Komputer server memiliki beberapa jenis yang digunakan tergantung dengan kebutuhan user di dalam sebuah perusahaan atau organisasi. Berikut ini jenis-jenis server yang sering digunakan, yaitu:
1. Web Server
Anda dapat menggunakan web server untuk menjalankan aplikasi dalam browser seperti Google Chrome, Safari, Microsoft Edge, dan lainnya. Komputer server dapat membantu Anda untuk menampilkan halaman situs yang ingin ditargetkan secara terintegrasi.
2. Application Server
Untuk menyimpan data dan informasi, beberapa perusahaan menggunakan application server yang dapat membantu mereka dalam mengembangkan aplikasi dan juga melayani permintaan user.
3. FTP Server
FTP atau File Transfer Protocol merupakan komputer server yang berfungsi untuk mengatur lalu lintas perpindahan data atau informasi. Anda dapat menggunakan FTP server secara online sehingga dapat diakses kapanpun, di manapun, dan oleh siapapun.
4. Mail Server
Setiap komputer di perusahaan pasti memiliki mail server yang berfungsi untuk menerima dan mengirim email. Cara kerja dari mail server ini menggunakan sebuah software yang terhubung ke dalam server email IMAP maupun POP3.
Selanjutnya, software tersebut akan mengunduh pesan yang Anda terima dan jika Anda ingin mengirimkan pesan balasan, maka server SMTP akan bertugas untuk mengirim email tersebut.
Baca juga: Apa itu Server dan Infrastruktur Network
5. File Server
Jenis komputer server yang terakhir adalah file server. Jenis komputer ini adalah komputer yang terpasang ke jaringan dengan tujuan agar pengguna dapat berbagi penyimpanan file komputer. File-file yang disimpan yaitu foto, dokumen, suara, video, juga file-file yang lainnya yang yang ada pada jaringan komputer.
6. Print Server
Print server bisa menangani permintaan percetakan dari banyak client pada satu perangkat printer. Hal ini bisa mengefisienkan biaya karena tidak perlu menyediakan 1 printer untuk 1 komputer. Saat ini sudah ada perangkat printer canggih yang memiliki sistem server internal, jadi tidak membutuhkan server external berbasis komputer.
7. Database Server
Database server jadi tempat pengelolaan basis data ini. Server ini juga menjalankan aplikasi database yang bisa merespon setiap request dari client yang berkaitan dengan database
Spesifikasi dari Komputer Server yang Dibutuhkan
Kerja dari sebuah komputer server memang terlihat simpel. Namun, tentunya perangkat yang harus digunakan sebagai server haruslah stabil karena komputer server akan diakses oleh banyak user bahkan dalam waktu yang bersamaan.
Oleh karena itu, Anda harus memiliki komputer server dengan spesifikasi yang baik agar lalu lintas di dalamnya dapat berjalan tanpa hambatan dan tidak terbeban dengan lalu lintas data yang padat. Berikut ini beberapa spesifikasi dari komputer server yang dibutuhkan:
1. RAM
Kapasitas RAM yang dibutuhkan akan bergantung pada jenisnya komputer server yang akan digunakan. Jika Anda membutuhkan komputer server hanya sebagai data management system saja, maka kapasitas minimal RAM yang dibutuhkan adalah 2GB. Anda bisa melakukan upgrade RAM sesuai dengan kebutuhan hingga kapasitas 8GB.
Terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan sebelum memilih ukuran RAM:
- Content Management System (CMS): Komputer server yang menggunakan WordPress tentunya memerlukan setidaknya 1 GB RAM. Jika ukuran RAM-nya lebih besar, tentunya lebih baik pula.
- Traffic: Semakin tinggi traffic website yang ada, maka semakin tinggi pula ukuran yang dibutuhkan.
- Scripting language dan database: Menggunakan database SQL dan scripting language PHP tentunya memerlukan RAM yang lebih tinggi.
- Control Panel: Penggunaan software seperti cPanel pastinya memerlukan memori dari RAM komputer.
- Applications: Aplikasi yang dijalankan di komputer apapun akan memengaruhi RAM. Sehingga, semakin banyak aplikasi yang digunakan, semakin banyak RAM yang diperlukan.
2. Processor
Ada dua jenis prosesor yang paling sering digunakan untuk komputer server yaitu Intel dan AMD. Masing-masing mempunyai keunggulan dan juga kekurangannya yang bisa Anda bandingkan dan diskusikan dengan tim IT sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
3. Storage
Hal yang tak kalah pentingnya untuk diperhatikan dalam komputer server adalah perangkat penyimpanan. Anda perlu mempertimbangkan perangkat yang digunakan dan juga kapasitasnya. Pertimbangan tersebut tentunya kembali lagi kepada kebutuhan Anda.
Penuhi Kebutuhan Bisnis Bersama AdIns
Jadi, jenis komputer server mana yang Anda butuhkan saat ini? Apabila Anda masih belum memahami pengertian komputer server, AdIns siap untuk menjawab semua pertanyaan dan juga kebutuhan Anda.
AdIns juga menyediakan software Virtual IT Department yang berguna untuk memudahkan pekerjaan tim IT Anda. Tim IT Anda tidak perlu repot menangani keluhan pelanggan dan fokus pada pekerjaannya. Silakan hubungi AdIns sekarang juga dan bersiaplah untuk mengembangkan bisnis yang Anda miliki dengan solusi IT terbaik dari kami!
