7 Perbedaan Router dan Access Point: Fungsi, Fitur, Hingga Cara Kerjanya

7 Perbedaan Router dan Access Point: Fungsi, Fitur, Hingga Cara Kerjanya

Saat ini, pemahaman mengenai perbedaan router dan access point menjadi sangat penting bagi pengguna jaringan komputer. Router dan access point merupakan dua elemen kunci yang sering digunakan dalam konfigurasi jaringan modern. Baik untuk bekerja, belajar, maupun bersosialisasi, pengembangan internet ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. 

Meski keduanya sering dianggap serupa, sebenarnya terdapat perbedaan mendasar dalam fungsionalitas dan peran keduanya dalam infrastruktur jaringan. Agar Anda lebih memahaminya, mari pelajari perbedaan utama antara router dan access point, mulai dari fungsi, fitur, hingga cara kerjanya melalui artikel ini!

Pengenalan tentang Router dan Access Point

Sebelum memahami perbedaan router dan access point, tidak lengkap rasanya jika belum memahami dengan jelas mengenai konsep dasar dari router dan access point. Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya.

1. Apa itu Router?

Router ibarat jantung yang menggerakkan aliran data dalam jaringan. Router berperan sebagai perangkat sentral yang menghubungkan jaringan lokal (LAN) dengan internet. Nantinya, router akan menjembatani untuk menyalurkan internet ke berbagai perangkat, seperti komputer, smartphone, dan tablet.

Tugas utama router adalah menentukan jalur terbaik untuk mengantarkan data ke tujuannya, baik itu ke internet, ke perangkat lain di LAN, atau ke jaringan lain. Router memiliki kemampuan untuk menavigasi data yang kompleks dan memastikan data sampai ke tujuannya dengan efisien.

Baca Juga: Cara Kerja Routing Statis untuk Jaringan Komputer

2. Apa itu Access Point?

Access point (AP) adalah perangkat yang berfungsi untuk memperluas jangkauan jaringan nirkabel (WiFi) yang sudah ada. AP terhubung ke router melalui kabel ethernet, kemudian memancarkan sinyal nirkabel untuk memungkinkan perangkat lain terhubung ke jaringan. 

Sama halnya seperti antena yang memperkuat sinyal WiFi, AP memastikan bahwa perangkat-perangkat yang berada di luar jangkauan router masih dapat terkoneksi ke internet. AP biasanya digunakan di area yang luas atau memiliki banyak gangguan yang melemahkan sinyal WiFi, seperti gedung bertingkat, kafe, atau bandara.

Perbedaan Router dan Access Point

Memahami perbedaan router dan access point secara mendalam merupakan langkah awal yang penting dalam memilih perangkat yang tepat guna memenuhi kebutuhan jaringan Anda. Berikut ini adalah perbedaan antara router dan access point yang harus dipahami.

1. Fungsi

Perbedaan paling mendasar antara router dan access point terletak pada fungsinya. Router bertindak sebagai gerbang antara dua atau lebih jaringan, mengatur lalu lintas data dengan meneruskan data (antara jaringan lokal (LAN) dan jaringan luas (WAN). Dengan kata lain, router berperan sebagai pengatur lalu lintas data di dalam jaringan dan memastikan bahwa data dikirimkan ke tujuan yang benar. 

Sementara itu, access point (AP) berfungsi sebagai titik akses nirkabel ke jaringan kabel. AP mengonversi sinyal data nirkabel menjadi sinyal kabel, memungkinkan perangkat-perangkat nirkabel untuk terhubung ke jaringan secara wireless. Sederhananya, AP dapat memperluas jangkauan jaringan nirkabel (WiFi) yang sudah ada.

Baca Juga: Tugas Network Administrator beserta Skill yang Dibutuhkan

2. Fitur

Outer umumnya memiliki fitur yang lebih lengkap dan fleksibel dibandingkan access point. Selain fungsi utamanya yang menghubungkan jaringan dan mengelola lalu lintas data, router biasanya dilengkapi juga dengan fitur-fitur tambahan, seperti DHCP server, firewall, VPN, dan Network Address Translation (NAT).

Sementara itu, access point memiliki fitur-fitur yang terkait dengan konektivitas nirkabel. Ini mencakup kekuatan sinyal, mode akses tunggal atau mode akses ganda, dan keamanan jaringan nirkabel (seperti enkripsi WPA/WPA2).

3. Cara Kerja

Cara kerja router melibatkan penggunaan tabel rute yang telah diprogram untuk mengarahkan data atau internet ke perangkat yang tepat. Ketika sebuah data tiba di router, router akan memeriksa alamat tujuan paket tersebut dan memutuskan jalur terbaik untuk meneruskannya ke jaringan tujuan. Adapun beberapa bagian yang dikirim router, seperti data pengirim, tipe data, dan IP Address tujuan.

Di sisi lain, access point (AP) bekerja dengan cara mendeteksi dan memulai proses autentikasi saat perangkat mencoba mengaksesnya. Setelah permintaan pengisian sandi dikirimkan, access point memverifikasi sandi yang dimasukkan. Jika benar, perangkat diberi izin untuk terhubung dan diberikan alamat IP melalui layanan DHCP. Access point juga mengontrol akses, mengenkripsi data, dan memanajemen jaringan untuk kinerja optimal dan keamanan.

4. Penggunaan

Router umumnya digunakan sebagai titik pusat dalam jaringan, mengatur koneksi internet dan mengelola lalu lintas data di dalam jaringan. Idealnya, router digunakan untuk membangun jaringan baru atau menghubungkan jaringan yang sudah ada. Router dapat digunakan di berbagai tempat, seperti rumah, kantor, kafe, dan sekolah.

Di sisi lain, access point digunakan untuk memperluas jangkauan jaringan nirkabel atau menambahkan konektivitas nirkabel ke jaringan yang sudah ada. Access point juga dapat digunakan untuk membuat jaringan nirkabel mandiri, terpisah dari jaringan kabel yang ada.

5. Konfigurasi

Router umumnya memiliki antarmuka pengguna (UI) yang memungkinkan Anda untuk mengkonfigurasi pengaturan jaringan, seperti nama jaringan, kata sandi, alamat IP, dan pengaturan keamanan. Antarmuka router biasanya lebih kompleks dan membutuhkan pengetahuan teknis untuk mengoperasikannya.

Sementara access point memiliki antarmuka web yang lebih sederhana dibandingkan router. Antarmuka web access point memungkinkan Anda untuk mengkonfigurasi pengaturan dasar, seperti nama jaringan, kata sandi, dan pengaturan keamanan. 

6. Keamanan

Perbedaan dalam keamanan antara router dan access point mencerminkan peran dan fungsi masing-masing perangkat dalam jaringan. Router umumnya dilengkapi dengan firewall, NAT, dan fitur keamanan lainnya yang dapat melindungi jaringan dari ancaman siber. 

Access point memiliki fitur keamanan yang lebih sederhana dibandingkan router. Fitur keamanan access point biasanya berfokus pada keamanan sinyal WiFi, seperti enkripsi WPA2 untuk melindungi data Anda dari pengintaian. Anda perlu memastikan bahwa access point Anda telah menggunakan enkripsi yang kuat untuk melindungi data.

7. Koneksi

Terakhir, perbedaan router dan access point juga terletak dari koneksinya. Router dapat terhubung ke internet melalui kabel ethernet atau koneksi DSL/cable. Selain itu, router juga dapat terhubung ke perangkat lain di LAN melalui kabel ethernet atau sinyal nirkabel.

Sementara itu, access point harus terhubung ke router melalui kabel ethernet untuk dapat berfungsi. Access point memancarkan sinyal nirkabel untuk memungkinkan perangkat lain terhubung ke jaringan.

Kapan Harus Menggunakan Router dan Access Point?

Ketika harus memilih kapan sebaiknya menggunakan router dan access point, penting untuk mempertimbangkan kompleksitas dan kebutuhan jaringan terkait. Pertama-tama, router sangatlah penting ketika Anda memiliki beberapa jaringan yang perlu dihubungkan, seperti jaringan lokal di kantor yang perlu dihubungkan ke internet. Router bertindak sebagai titik pusat untuk mengatur lalu lintas data antara jaringan tersebut, serta mengelola alamat IP dan rute data dengan efisien.

Sementara itu, penggunaan access point lebih disarankan ketika Anda perlu memperluas jangkauan jaringan nirkabel atau menambahkan konektivitas nirkabel ke jaringan yang sudah ada. Contohnya, dalam sebuah kantor dengan area yang luas atau gedung dengan beberapa lantai, access point dapat dipasang untuk memastikan bahwa semua perangkat terhubung ke jaringan dengan kualitas sinyal yang optimal.

Sebagai penutup, mari fokus pada perbedaan router dan access point, mulai dari fungsi, fitur, cara kerja, penggunaan, hingga keamanannya. Memahami sejumlah perbedaan ini dapat membuat Anda memilih perangkat jaringan yang sesuai kebutuhan dengan lebih cerdas. Perlu dicatat juga bahwa keduanya sama-sama penting dalam memastikan jaringan berjalan dengan lancar dan aman.

Untuk mengelola semua router dan access point yang terpusat, pertimbangkan untuk menggunakan layanan cloud dari AdIns. Jasa Layanan Cloud Computing dari AdIns menyediakan platform terpusat untuk mengelola jaringan infrastruktur cloud server dengan lebih mudah dan efisien. 

Mengapa harus layanan cloud computing dari AdIns? Tim profesional kami akan membantu departemen IT perusahaan Anda dalam mengelola infrastruktur sehingga dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis. Bukan hanya itu, Anda juga akan mendapat fleksibilitas, skalabilitas, dan efisiensi biaya, serta meningkatkan responsibilitas terhadap bisnis yang dinamis. Apakah Anda tertarik? Langsung hubungi tim AdIns hari ini untuk informasi lebih lanjut!

perbedaan router dan access point, 7 Perbedaan Router dan Access Point: Fungsi, Fitur, Hingga Cara Kerjanya, Advance Innovations

Author :

Ad Ins

Published date :

02 Mei 2024